Waduh! Banyak Perusahaan China ‘GAGAL BAYAR’ Surat Hutangnya Loh

Meskipun ada kabar buruk, para analis mengatakan ancaman krisis utang sistemik di Tiongkok masih jauh. “Saya tidak berpikir itu adalah titik kritis,” kata Todd Schubert, direktur pelaksana untuk pendapatan tetap di Bank of Singapore.

“China adalah pasar besar dengan banyak emiten. Di pasar modal yang berfungsi, orang tentu akan mengharapkan beberapa default.” Pada November lalu, S&P Global Ratings memprediksi, tingkat default di pasar onshore di China tahun ini diperkirakan akan tetap sama dengan tahun lalu yakni di level 0,5%.

Dalam sebuah laporan pada hari Selasa, Fitch mengatakan tingkat default untuk obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan China non-BUMN meningkat ke level rekor di 4,5% dalam 10 bulan pertama 2019.

Fitch menambahkan bahwa angka tersebut mungkin lebih kecil dari tingkat default sebenarnya mengingat beberapa perusahaan memilih untuk menyelesaikan dengan pemegang obligasi secara pribadi daripada melalui rumah kliring. “Adapun tingkat default untuk perusahaan BUMN hanya sebesar 0,2% berkat dukungan keuangan dari pemerintah dan akses yang lebih baik untuk pendanaan dari bank,” kata Fitch.

{loadposition socialshare}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *