FOMC

USD: Rekap Penting Hasil Rapat FOMC

Forexsignal88.Com – Rapat para pejabat Federal Reserve yang biasa diadakan dalam pertemuan FOMC merupakan sebuah event yang sangat penting untuk bulan ini, dimana para pelaku pasar akan meneropong, menimbang dan megambil keputusan arah aksi yang akan mereka ambil pada mata uang.

Setelah ditutup pada dini hari waktu Indonesia bagian barat, Federal Reserve merilis pernyataan bersama dengan konferensi pers dari ketua the Fed yaitu Jerome Powell.

Jerome Powell memberikan kejelasan sehubungan dengan strategi kebijakan moneter yang berputar haluan.

Dalam pernyataan Jerome Powell berkata, “Selamat siang, Di Federal Reserve, kami sangat berkomitmen untuk mencapai tujuan kebijakan moneter yang telah diberikan Kongres kepada kami — lapangan kerja maksimum dan stabilitas harga . Sejak awal pandemi, kami telah mengambil tindakan tegas untuk memberikan bantuan dan stabilitas, untuk memastikan bahwa pemulihan akan sekuat mungkin, dan untuk membatasi kerusakan ekonomi yang berkepanjangan. Hari ini, kolega saya di Komite Pasar Terbuka Federal dan saya membuat beberapa perubahan penting pada pernyataan kebijakan kami, termasuk pembaruan pada panduan kami untuk kemungkinan jalur kebijakan suku bunga kami. ”

Pandemi COVID-19 dan Lapangan Pekerjaan

Powell mengutarakan bagaimana pandemi COVID-19 ini telah menyebabkan kerusakan ekonomi di seluruh AS dan bahkan di banyak negara di penjuru dunia. Kegiatan ekonomi dan lapangan kerja telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir tetapi tetap jauh di bawah level mereka di awal tahun.

Permintaan yang lebih lemah dan harga minyak yang lebih rendah secara signifikan menahan inflasi harga konsumen. Kondisi keuangan secara keseluruhan telah membaik dalam beberapa bulan terakhir, sebagian mencerminkan langkah-langkah kebijakan untuk mendukung ekonomi dan aliran kredit ke rumah tangga dan bisnis AS. ”

Sementara Federal Reserve dengan jelas menyatakan bahwa kebijakan ini dalah kebijakan untuk jangka panjang, dan semua anggota pemungutan suara Federal Reserve dengan suara bulat setuju untuk mempertahankan suku bunga mendekati nol untuk sisa tahun 2020, dan 2021.

Ini menunjukkan bahwa semua anggota pemungutan suara setuju untuk tidak mengantisipasi kenaikan suku bunga hingga akhir 2023. Federal Reserve memperjelas bahwa akan mempertahankan kebijakan moneter yang direvisi dari suku bunga mendekati nol dan mengharapkan tindakan ini akan berlanjut sampai dua peristiwa terjadi.

Target pertama adalah kondisi lapangan pekerjaan yang membaik dan target kedua adalah tingkat inflasi naik menjadi 2% dan tetap berada pada jalur yang cukup untuk melebihi 2% untuk beberapa waktu.

Ketidakpastian seperti apa jadwal sebenarnya tidak lagi pasti. Federal Reserve melanjutkan komitmennya untuk melakukan apa pun untuk merevitalisasi ekonomi dan bergerak menuju lapangan kerja maksimum dan itu akan menjadi jalan panjang menuju pemulihan.

Sumber: Cnbc.COm, Reuters.Com, Marketwatch.Com

Images: Glints.com, Goldprice.org