Trump Jr. Picu Pelaku Pasar Melepas Dolar

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/07/2017 – Dolar AS tergelincir di awal perdagangan Asia pada hari Rabu karena para investor yang sudah mewaspadai kesaksian Ketua Federal Reserve Janet Yellen, kini mencerna email yang dikeluarkan oleh putra sulung Presiden AS Donald Trump yang menunjukkan bahwa dia menyambut baik bantuan Rusia dalam kampanye pemilihan presiden AS tahun lalu.

Yellen akan memberikan kesaksian kebijakan moneter setengah tahunannya di hadapan Kongres pada hari Rabu dan Kamis. Para investor akan mencari petunjuk dari kesaksian Yellen kapan Fed akan mulai mengurangi neraca besarnya.

Indeks Dolar, yang mengukur kekuatan mata uang AS terhadap enam saingan utamanya, sedikit lebih rendah pada hari ini di 95,64.

Terhadap mitra Jepang, dolar AS tergelincir 0,2 persen menjadi 113,67 yen, bergerak menjauh dari level tertinggi dalam empat bulan di 114,50 yen pada hari Selasa.

Email yang dirilis oleh Donald Trump Jr. pada hari Selasa menunjukkan bahwa pada tahun lalu dia setuju untuk bertemu dengan seorang wanita yang diinformasikan ke padanya adalah seorang pengacara pemerintah Rusia yang mungkin telah merusak informasi tentang kubu Hillary Clinton sebagai bagian dari dukungan resmi Moskow untuk ayahnya.

Kekisruhan politik terkait skandal intervensi Rusia pada pemilihan presiden AS lalu telah membuat para investor cemas dan meragukan kemampuan Trump untuk mewujudkan berbagai agenda pro pertumbuhan yang telah ia janjikan sehingga membebani dolar AS.

Namun demikian suasana hati para investor sedikit lebih baik setelah pemimpin Senat Republikan Mitch McConnell mengumumkan penundaan dua minggu pada reses Senat di Agustus untuk memberi lebih banyak waktu untuk mengerjakan undang-undang dan menyetujui nominasi (RUU) yang dapat mendukung kemajuan dalam reformasi pajak dan stimulus fiskal.

Sementara dolar AS terpukul oleh berita utama politik pada hari Selasa, mata uang ini tetap berpotensi meraih dukungan saat berhadapan dengan yen dari ekspektasi pasar terhadap perbedaan kebijakan moneter antara Federal Reserve dan Bank of Japan, demikian pendapat Bill Northey, kepala investasi di Bancorp Wealth Management di Helena, Montana, AS.

“Bank-bank sentral di seluruh dunia tampaknya akan menghapus akomodasi mereka atau berbicara tentang menghapus akomodasi mereka, kecuali untuk BoJ,” kata Northey.

Selain itu Gubernur Fed Lael Brainard ikut membebani performa dolar AS saat kemarin ia mengatakan bahwa bank sentral AS harus segera mulai mengurangi neraca, selama data ekonomi mengenai pekerjaan dan pertumbuhan AS bertahan.

Tapi dia tidak seperti yang diharapkan sebagian investor, dengan mengatakan bahwa setelah pengurangan neraca berjalan, dia akan menilai inflasi sebelum menentukan kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Sumber berita: ForexSignal88, Dailymail UK, Reuters

Sumber gambar: CNN Money

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *