Trendline (Garis Tren)

ForexSignal88.com l Jakarta, 01/09/2017 –  Garis tren termasuk dalam faktor penting dari pola grafik karena menunjukkan level harga yang signifikan. Dengan demikian, memahami garis tren dan apa yang mereka indikasikan adalah penting untuk keberhasilan analisa teknikal.

Dalam tren naik, yang ditandai oleh higher high dan higher low, dengan level low yang lebih tinggi disebut koreksi low atau reaksi low karena pasar mengoreksi kondisi jenuh beli (overbought). Sebuah garis tren dapat ditarik di bawah level low koreksi yang menghubungkan dua atau lebih level low.

Garis tren yang terhubungkan oleh hanya dua level low koreksi adalah garis tren sementara (belum signifikan) dan hanya dikonfirmasikan saat harga menguji kembali garis tren tersebut dan berhasil. Sebagai contoh, harga menyentuh garis tren dan memantul untuk ketiga kalinya. Bila garis tren telah diidentifikasi, dapat digunakan untuk mengidentifikasi area potensial yang mendukung koreksi berikutnya.

Seandainya harga menembus garis tren, sebagai contoh, menembus atau melanggar garis tren dan close di bawahnya, maka tren bisa dipatahkan atau menjadi tidak valid. Namun, hanya yang lower low akan mengkonfirmasi pembalikan tren naik. Sebagai tambahan, peningkatan volume saat gerak tembus meningkatkan validitas tembus tersebut. Sementara penurunan volume meningkatkan probabilitas tembus palsu (false break).

Selanjutnya, menggambar garis tren sebenarnya lebih merupakan seni daripada sains dan membutuhkan sedikit waktu untuk mendapatkan yang benar. Sebagai pedoman, menggambar garis tren di sepanjang area padat candle dan bukan pada ujung lonjakan. Ini adalah metode yang paling disukai kebanyakan analis teknikal.

Hal yang sama berlaku untuk tren turun. Yaitu yang memiliki karakteristik oleh lower low dan lower high. Level lower high disebut sebagai reaksi atau koreksi level high karena pasar mencoba mengoreksi kondisi jenuh jual (oversold). Sebuah garis tren dapat ditarik di atas tren untuk menghubungkan dua atau lebih koreksi high.

Garis tren yang terhubungkan oleh hanya dua level koreksi high adalah garis tren sementara (belum signifikan) dan hanya dikonfirmasikan saat harga menguji kembali garis tren untuk ketiga kalinya tanpa menembusnya. Garis tren ini adalah area potensial dari resistance untuk koreksi high berikutnya.

Bila harga menembus garis tren dan close di atasnya, maka garis tren bisa tembus namun pembalikan tren turun hanya dikonfirmasi oleh higher high.

Kekuatan atau signifikansi dari garis tren meningkat setiap kali harga kembali menguji garis tren tanpa harus melanggarnya atau menembusnya. Selain itu, garis tren pada grafik dengan timeframe yang lebih lama memiliki arti lebih besar daripada garis tren pada grafik dengan kerangka waktu yang lebih pendek.

Jika Anda sudah paham apa itu garis tren dan cara identifikasnya, maka peluang trading Anda akan meningkat.

Sumber Gambar: tradersedgeindia.com

{loadposition socialshare}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *