Forex Blog Trading dengan Double Top dan Double Bottom

Trading dengan Double Bottom dan Double Top

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/07/2017 – Analisa pola candle yang sering kita temui dan dapat dengan jelas terlihat adalah pola double top dan double bottom. Grafik harga sebagai ekspresi sentimen trader. Membuat dua puncak (high) yang sama dan atau dua lembah (low) yang sama pula dalam kurun waktu tertentu. Atau dengan kata lain pola double top dan double bottom merupakan pengujian ulang terhadap level kritis (support dan resistance).

Jika harga benar-benar acak (tidak ada pengulangan), mengapa harga seringkali berhenti sebentar hanya pada level – level (kritis) tersebut? Jawabannya adalah banyak pelaku pasar membuat keputusan mereka di level yang jelas tersebut.

Level kritis dapat menjadi level support dan resistance, tergantung posisinya terhadap harga saat ini (current price). Level support yang diuji dua kali oleh harga sebagai ekspresi trader dapat menjadi pola double bottom. Begitu juga dengan level resistance yang diuji dua kali oleh harga dapat menjadi pola double top. Momen pengujian kedua kalinya dapat menjadi potensi profit sebagai langkah countermoves.

Menggunakan analisa teknikal, Anda harus menyadari bahwa pola yang sudah terbentuk terlihat jelas. Namun saat Anda menghadapi harga berjalan saat ini (real time), Anda akan sedikit kesulitan. Walaupun pola double top dan bottom ini sering kita jumpai setiap hari, mengidentifikasi pola dan mentradingkannya tidaklah mudah.

Forex Blog Trading dengan Double Top dan Double Bottom

Ada dua pendekatan yang bisa Anda lakukan, yaitu mengantisipasi formasi (sebelum terbentuk sempurna) atau menunggu konfirmasi formasi dan bereaksi (setelah terbentuk sempurna). Pemilihan pendekatan ini tergantung pada kenyamanan pribadi Anda. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Trading dengan mengantisipasi pembentukan formasi double top atau bottom akan mendapatkan harga terbaik. Namun bisa jadi level stop akan menjadi lebih jauh. Sedangkan jika Anda lebih memilih menunggu konfirmasi hingga formasi double top atau bottom terbentuk sempurna, bisa jadi Anda tidak mendapat harga terbaik tetapi lebih aman dengan level stop yang tidak terlalu jauh.

Yang tidak kalah penting adalah strategi penempatan stop jika trading dengan double top dan double bottom. Anda bisa menggunakan bantuan Bollinger Bands dengan parameter standar deviasi 4.

Sumber Tulisan: ForexSignal88

Sumber Gambar: Platform MT4, electrofx.com

{loadposition socialshare}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *