Trader Forex Harus Tahu Ini, Semua Tentang Dolar (2)

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/06/2017

Perekonomian Dibalik Dolar AS

Meskipun ekonomi A.S. adalah yang terbesar di dunia, sebagian besar fokus dunia tertuju pada paska gelembung perumahan, penyebab krisis global. Dibutuhkan reformasi di bidang Jaminan Sosial, Medicare, Medicaid dan pembayaran hutang. Ini semua menciptakan masalah potensial yang signifikan bagi perekonomian AS dan menjadi ancaman pada ekonomi.

Amerika Serikat juga meningkatkan ekonomi berbasis layanan. Sementara AS memiliki ekonomi terbesar di dunia, namun nilai ekspor AS berada di posisi ketiga, di belakang China dan Jerman. Banyak yang telah dikerjakan pada sektor manufaktur dengan “melongok keluar” AS, seiring telah semakin banyak perusahaan memproduksi di luar AS untuk memanfaatkan upah dan biaya yang lebih rendah. Amerika masih menjadi pemimpin dalam teknologi, layanan keuangan dan media, dan ekonomi AS semakin bergantung pada industri ini sebagai sumber keunggulan kompetitif.

Faktor Berpengaruh Terhadap Dolar

Ada banyak model dan teori yang mencoba memprediksi nilai tukar mata uang berdasarkan suku bunga relatif, tingkat harga, dan sebagainya. Model-model ini tidak bekerja dengan baik dalam praktiknya, karena para trader mempertimbangkan banyak faktor dalam keputusan trading buy dan sell mereka dan momentum spekulasi itu sendiri dapat mempengaruhi nilai tukar (psikologi pasar). Dengan kata lain, mata uang seperti “produk” lain dengan kelebihan penawaran dan harga ditentukan oleh perubahan permintaan.

Sementara permintaan dolar AS pasti dipengaruhi oleh peran utamanya dalam perdagangan global (counterparties perdagangan perlu membeli atau menjual dolar untuk melakukan bisnis), nilai dolar juga sangat dipengaruhi oleh data ekonomi.

Data yang membuat ekonomi AS terlihat lebih kuat dapat menjadi positif bagi dolar dan sebaliknya, meskipun beberapa di antaranya dipengaruhi oleh ekspektasi inflasi (pertumbuhan itu bagus tapi pertumbuhan berlebihan bisa menjadi ancaman). Oleh karena itu, para trader perlu memperhatikan secara cermat rilis data ekonomi yang dijadwalkan seperti GDP, Trade Balance, inflasi dan sebagainya. Data ini keluar secara berkala dan trader dapat menemukan angka-angka ini secara bebas di internet, baik konsensus perkiraan analis dan nilai aktualnya.

Dolar AS juga tidak biasa didorong oleh peristiwa global, baik dan buruk. Sejarah telah menunjukkan bahwa dolar cenderung menguat pada masa kekacauan global, seperti perang, ketidakstabilan politik atau ketidakstabilan ekonomi. Sebaliknya, ketika kondisi global tampak lebih damai dan optimis, para trader cenderung lebih fokus pada kesehatan ekonomi relatif Amerika Serikat dan mencari diversifikasi dari dolar.

Sumber Gambar: pbs.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *