Tiga Faktor yang Dapat Mengendalikan Dolar (1)

ForexSignal88.com l Jakarta, 09/06/2017Trading forex itu sebenarnya tidak terlalu sulit. Hanya melakukan buy dan sell pada suatu pair. Akan tetapi yang sulit adalah mendapatkan profitnya bukan? Jika Anda ingin trading dengan benar setidaknya Anda harus mengetahui tiga faktor yang dapat mengendalikan dolar. Sebab pair yang akan Anda tradingkan adalah termasuk major currency yang terkait dengan dolar.

Ketika akan memutuskan untuk membeli atau menjual dolar, Anda akan melihat kinerja ekonomi sang dolar yaitu Amerika. Ekonomi yang kuat akan menarik investasi dari seluruh dunia untuk mencari rasa aman dan mampu mencapai target ROI yang masuk akal. Investor akan selalu mencari imbal hasil tinggi yang dapat diprediksi atau rasa aman. Investasi yang datang dari luar negeri akan menguatkan akun modal dan menghasilkan permintaan yang tinggi terhadap dolar.

Sebaliknya, jika warga Amerika mengkonsumsi barang-barang impor dan jasa dari negara lain ini akan mengakibatkan dolar mengalir ke luar negeri. Jika nilai impor lebih besar dari nilai ekspor, akan menyebabkan defisit pada rekening berjalan.  Kuatnya ekonomi, negara dapat menarik modal asing untuk menutupi defisit perdagangan.

Intinya adalah ketika Anda harus mengambil posisi terhadap dolar, trader forex harus menilai faktor lain yang dapat mempengaruhi nilai dolar untuk bisa menentukan arah tren. Yaitu faktor supply demand, faktor sentimen / psikologi pasar dan faktor teknikal. Mari kita lihat satu per satu.

Supply dan Demand terhadap dolar

Ketika Amerika mengekspor barang atau jasa, maka itu akan membentuk permintaan terhadap dolar karena konsumen harus membayar barang dan jasanya menggunakan dolar dan untuk itu konsumen harus mengkonversi mata uang lokalnya ke dolar. Mereka menjual mata uang lokal mereka dan membeli dolar agar dapat melakukan pembayaran.

Sebagai tambahan, pemerintah AS dan atau perusahaan besar di AS mengeluarkan obligasi dolar untuk meningkatkan kapital dan jika obligasi ini dibeli oleh asing maka lagi-lagi obligasi ini harus dibayar dengan dolar dan pembeli obligasi harus menjual mata uang loka mereka untuk membeli dolar sehingga dapat melakukan pembayaran.

Juga jika terjadi penguatan pertumbuhan di AS dan perusahaan-perusahaan melakukan ekspansi perndapatan mereka lalu memicu minat asing untuk memiliki saham perusahaan di AS. Juga pembayarannya dilakukan dengan dolar untuk membeli saham. Anda bisa mencari kasus serupa yang bisa memicu permintaan dolar.

Sumber tulisan: ForexSignal88.com

Sumber Gambar: economicconfidential.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *