Terkait Rilis Data CPI dan PPI, GDP China Kuartal Pertama Tahun Ini Hadapi Resiko Perlambatan

ForexSignal88.com l Jakarta, 11/03/2020 – Departemen Statistik China mempublikasikan data Inflasi Konsumen (CPI) bulan Februari yang tumbuh 5.2 persen secara tahunan (Year-over-Year). Meski sedikit melambat dibandingkan data CPI bulan sebelumnya yang sebesar 5.4 persen, capaian inflasi kali ini masih bertahan di kisaran tinggi beberapa tahun terakhir.

Tingkat inflasi konsumen yang masih solid disebabkan oleh masih tingginya kebutuhan masyarakat China terhadap daging babi, di tengah wabah virus Corona yang sempat membuat aktivitas ekonomi di beberapa kota lumpuh total.

Kelangkaan pasokan daging babi sendiri telah terjadi sejak tahun lalu karena wabah demam babi Afrika yang menghabiskan setengah dari total populasi babi. Dalam rilis terpisah, Departemen Statistik China juga melaporkan data Inflasi Produsen (PPI) untuk periode bulan Februari.

Sayangnya, laporan ini merosot ke -0.4 persen YoY dan berada di zona deflasi, lebih buruk dari forecast ekonom yang memprediksi -0.3 persen, juga melemah dari level periode sebelumnya yang 0.1 persen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *