Super Sterling Terbang ke Titik Tertinggi Sejak Flash Crash Brexit

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Pound sterling berada di jalur turun sejak referendum Brexit tahun lalu, sebuah agenda bersejarah yang menimbulkan ketidakpastian politik.

Tapi sekarang sterling menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang kuat setelah Bank of England (BoE) bertemu pada hari Kamis dan mengisyaratkan bahwa suku bunga akan naik dalam beberapa bulan mendatang.

Bahkan pada hari Jum’at sterling berhasil mencapai level tertinggi dalam satu tahun terhadap dolar AS dengan pasangan GBPUSD naik ke $1,3617, tingkat yang belum pernah terlihat sejak 24 Juni 2016, satu hari setelah pasangan GBPUSD flash crash (jatuh cepat dan tajam) karena saat itu pasar bereaksi sangat negatif terhadap referendum Brexit.

Dorongan positif untuk sterling pada hari itu juga diperoleh dari salah satu anggota Komite Kebijakan Moneter (MPC) BoE yang memberikan petunjuk lebih lanjut bahwa sebuah kenaikan suku bunga pasti segera terjadi.

Dalam sebuah pidato dia mengatakan, “Jika tren data saat ini mengurangi pengendurannya, tekanan gaji terus meningkat, peningkatan pengeluaran rumah tangga dan pertumbuhan global yang kuat terus berlanjut, waktu yang tepat untuk kenaikan suku bunga Bank (BoE) mungkin terjadi pada awal bulan depan.”

Alexandra Russell-Oliver, analis pasar mata uang di Caxton FX, mengatakan bahwa sterling telah rally ke tingkat tertinggi terhadap dolar AS sejak hasil referendum pada 24 Juni 2016, setelah anggota MPC Gertjan Vlieghe membuat komentar hawkish pada Jum’at pagi waktu London.

“Vlieghe mengatakan bahwa kenaikan suku bunga bisa datang dalam beberapa bulan mendatang dan lebih dari satu kenaikan mungkin hal yang wajar,” kata Alexandra.

Pada hari Kamis sembilan anggota MPC dengan suara 7:2 memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di 0,25%. Hanya Michael Saunders dan Ian McCafferty yang meminta kenaikan suku bunga (base rate) menjadi 0,5%.

Absennya kenaikan suku bunga pada awalnya menyebabkan pound sterling melemah, namun mata uang UK segera melonjak setelah BoE memperingatkan bahwa pasar tidak siap untuk menghadapi kecepatan kenaikan suku bunga di masa depan.

Alexandra melanjutkan, “Antisipasi kenaikan suku bunga dapat terus memberi pound peluang untuk menguat terhadap dolar AS, seperti juga kekhawatiran baru mengenai kebijakan pajak AS atau jalur inflasi di AS.”

Namun, Alexandara mengingatkan, bahwa jauh ke depan, inflasi yang lebih tinggi dapat meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga Fed dan pada gilirannya membuat dolar AS kembali menguat dan profit taking mungkin akan menimbulkan koreksi di tingkat ini.

Sumber berita: ForexSignal88, Daily Star

Sumber gambar: Pinterest

{loadposition socialshare}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *