Strategi Pivot : Menghitung Pivot Points

ForexSignal88.com l Jakarta, 15/06/2017 –Sudah banyak dikenal dan digunakan, para trader dan market makers (institusi penggerak harga) menggunakan titik pivot untuk menentukan level support dan / atau level resistance. Pivot juga sangat populer di pasar forex dan bisa menjadi alat analisa yang sangat berguna bagi para trader ranging untuk mengidentifikasi level entry dan bagi trader tren dan trader breakout untuk mengetahui tingkat kunci untuk ditembus agar bisa memenuhi kriteria sebagai strategi breakout.

Menurut definisi, pivot points atau titik pivot bisa juga disebut sebagai titik rotasi. Harga yang digunakan untuk menghitung titik pivot adalah harga high, low dan close suatu pair. Harga ini biasanya diambil dari grafik harian, namun titik pivot juga dapat dihitung dengan menggunakan informasi dari grafik per jam. Sebagian besar trader lebih memilih untuk menggunakan pivot, serta level support dan resistance, dari grafik harian dan kemudian menerapkannya ke grafik intraday (misalnya, timeframe 1 jam, 30 menit atau 15 menit). Jika titik pivot dihitung dengan menggunakan informasi harga dari timeframe yang lebih pendek, ini cenderung mengurangi keakuratan dan signifikansinya.

Perhitungan pivot points adalah sebagai berikut:

Pivot points didapat dari penjumlahan harga high, low dan close lalu dibagi 3.

Pivot Points (PP) = (Harga High+Harga Low+Harga Close) / 3

Level support dan resistance kemudian dihitung dari level Pivot ini dengan menggunakan rumus berikut:

Support dan Resistance Pertama:

Resistance Pertama (R1) = (2 * PP) – Harga Low
Support Pertama (S1) = (2 * PP) – Harga High

Demikian juga, level support dan resistance kedua dihitung sebagai berikut:

Resistance Kedua (R2) = PP + (R1-S1)
Support Kedua (S2) = PP – (R1 – S1)

Menghitung dua level support dan resistance sudah menjadi praktik umum, namun bukan hal yang aneh untuk mendapatkan level support dan resistance ketiga juga. Akan tetapi level support dan resistance ketiga agak terlalu terbatas penggunaannya sebagai strategi trading. Para trader juga mengembangkan strategi Pivot Points ini dengan mencari atau menghitung level tengah di antara level-level support resistance yang didapat.

Sumber Gambar: babypips.com

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *