Speed Resistance Line (SRL)

ForexSignal88.com l Jakarta, 08/01/2018 – Speed ​​Resistance Lines (SRL) adalah indikator support dan resistance yang dikembangkan oleh Edson Gould. Ini terdiri dari tiga garis tren yang didasarkan pada 1/3 dan 2/3 gerak retracement dari level tinggi atau level rendah yang menonjol. Mereka digunakan untuk mengidentifikasi level support dan resistance yang mungkin dan serupa dengan Fibonacci Fans dan Gann Lines.

Dalam tren turun, garis kecepatan pertama dalam tren turun diambil dari level tinggi ke level rendah. Garis kecepatan kedua ditarik dari level tinggi melalui 1/3 tinggi vertikal antara tinggi dan rendah (garis kecepatan pertama). Garis kecepatan ketiga ditarik dari level tinggi sampai 2/3 tinggi vertikal antara tinggi dan rendah. Dalam tren naik garis kecepatan pertama ditarik dari level rendah ke level tinggi dan garis kecepatan berikutnya ditarik dari level rendah dengan jarak yang sama, 1/3 dan 2/3.

Kebanyakan aplikasi perangkat lunak charting memiliki Speed ​​Resistance Lines sebagai alat gambar. Namun jika tidak ada, Speed ​​Resistance Lines dapat dicapai dengan menyesuaikan Fibonacci Fans. Hal ini dapat dilakukan dengan mengubah rasio Fibonacci masing-masing sebesar 61,8% dan 38,2% menjadi 66,6% dan 33,3%.

Speed ​​Resistance Lines (SRL) mirip dengan garis tren lainnya karena mereka menandai level support dan resistance potensial dan dalam hal ini mereka mendefinisikan tren. Dua garis kecepatan yang digambar dalam tren naik menandai dua level support yang mungkin, sementara dua garis kecepatan yang ditarik dalam tren turun menandai dua tingkat resistensi yang mungkin terjadi. Penembusan ke bawah garis support yang lebih rendah dalam tren naik dan penembusan ke atas garis resistance lebih tinggi dalam tren turun menandai akhir dari tren yang ada dan kemungkinan munculnya tren baru. Namun, garis kecepatan yang ditembus juga bisa menjadi support atau resistance terhadap reaksi kembalinya ke garis kecepatan.

Sumber Gambar: forexrealm.com

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *