Setelah Geopolitik Mereda, Mata Investor Beralih ke ECB

ForexSignal88.com l Jakarta, 03/05/2017 – Tidak ada optimisme yang terus menyelimuti pasar dalam waktu yang panjang, demikian yang kira-kira terjadi pada euro, yang mulai tertekan pasca lonjakan euforia kemenangan kandidat pro-Uni Eropa.

Kurangnya kejutan di putaran pertama pemilihan Perancis telah membuat para investor bertanya apakah kebijakan moneter, bukan lagi isu populisme, akan terbukti menjadi tantangan terbesar bagi pasar keuangan Eropa di tahun ini.

Kandidat sentris Emmanuel Macron berhasil menduduki puncak putaran pertama pemilihan presiden Perancis di pekan lalu dan beberapa lagi akan menghadapi Marine Le Pen dari Front Nasional dalam pemungutan suara final pada 7 Mei.

Macron saat ini diprediksi akan memenangkan kontes tersebut dengan perolehan 20 poin persentase di atas Le Pen, dan pasar ekuitas Eropa pun rally di minggu lalu terdorong oleh harapan hasil putaran kedua itu.

Namun optimisme yang timbul mulai dihantui oleh prospek rintangan berikutnya bagi para investor yang dapat timbul dari potensi pemulihan ekonomi zona euro, apakah dapat terus berlanjut atau tidak.

Mata para investor kini fokus pada ekonomi zona euro yang mulai membaik dan prospek kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) untuk menarik stimulusnya. Pertemuan kebijakan ECB di minggu lalu hanya memberikan sedikit indikasi bahwa bank sentral tersebut berencana untuk segera meredam program pelonggaran kuantitatifnya, walaupun Presiden ECB Mario Draghi mengakui “keseimbangan risiko” tidak lagi condong ke sisi negatifnya.

Juga di pekan lalu, Komisi Eropa melaporkan bahwa indikator sentimen ekonomi periode April untuk zona euro dan Uni Eropa telah menanjak ke tingkat tertinggi sejak pertengahan 2007.

Menurut Frederik Ducrozet, ekonom senior di Pictet, saat ini ECB berada dalam kondisi “tidak terburu-buru untuk memulai normalisasi kebijakan” sementara tingkat inflasi inti tetap rendah.

“Namun, ketika saatnya tiba untuk membuka perdebatan yang tepat mengenai keluar dari langkah yang tidak konvensional, risiko reaksi pasar yang berlebihan kemungkinan akan meningkat, terutama jika ekspektasi relatif tetap dovish,” kata Ducrozet.

Data awal PDB Eropa pada basis tiga bulanan baru saja dirilis dan hasilnya meningkat dari 0,4% menjadi 0,5%, sesuai dengan ekspektasi para ekonom. Namun tampaknya pasar butuh lebih dari sekedar angka tersebut karena hingga saat berita ini disusun euro tetap tertekan oleh dolar AS, turun dari 1,0937 ke 1,0907.

Selain ke ECB, fokus para investor hari ini menuju ke agenda pengumuman kebijakan suku bunga Federal Reserve yang akan digelar pada Rabu siang waktu As atau Kamis dini hari waktu Indonesia.

Sumber berita: ForexSignal88, Forex Factory, FT Adviser

Sumber gambar: GreekReporter.com

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *