Serial Indikator : Failure Swings

ForexSignal88.com l Jakarta, 09/11/2017 – Failure Swings adalah istilah yang pada awalnya diciptakan oleh J. Welles Wilder dan digunakan dalam bukunya, New Concepts in Technical Trading Systems, untuk merujuk pada “indikasi kuat dari pembalikan pasar”. Wilder menggunakannya untuk mengkonfirmasi sinyal jual dan beli yang dihasilkan oleh RSI-nya. Sejumlah indikator biasanya ada yang diplot di tempat yang terpisah dengan grafik harga dan khususnya indikator range-bound, seperti RSI dan the Stochastic Oscillator, dapat menunjukkan failure swings.

Failure swings dapat terjadi bila indikator sudah berada di wilayah jenuh beli (overbought) atau jenuh jual (oversold) dan menandakan bahwa tren saat ini melemah dan pembalikan arah tren sangat mungkin terjadi.

Sebagai ilustrasi, ketika tren naik atau bullish, indikator mencapai tingkat jenuh beli (overbought) atau ekstrimitas atas dan retrace lebih rendah untuk kemudian rebound ke arah ekstremnya lagi. Namun, indikator gagal mencapai level yang sama seperti sebelumnya dan kembali turun lagi, membuat pola M. Kegagalan untuk membuat level tinggi yang lebih tinggi (higher high) adalah failure swings. Kemunculan failure swings atas menunjukkan bahwa tren naik mendekati akhir (kekuatan tren melemah) dan mungkin akan segera membalikkan keadaan.

Sebaliknya, ketika tren turun atau bearish, indikator mencapai tingkat jenuh jual (oversold) atau extrimitas bawah dan rebound hanya untuk retrace ke arah extremnya lagi. Namun, indikator gagal mencapai level yang sama seperti sebelumnya dan kembali naik lagi, membuat pola W. Kegagalan untuk membuat level rendah yang lebih rendah adalah failure swings. Kemunculan failure swings bawah menunjukkan bahwa tren turun mendekati akhir (kekuatan tren melemah) dan dapat segera membalikkan keadaan.

Failure swings dapat bertepatan dengan divergensi positif atau negatif antara indikator dan aksi harga (price action), meskipun divergensi bukanlah prasyarat untuk failure swings.

Failure swings dapat digunakan untuk melakukan posisi open dalam mengantisipasi pembalikan arah tren (trend reversal). Dengan kata lain, posisi diambil berlawanan dengan arah tren saat ini. Level entry diindikasikan saat terjadi ayunan ke bawah oleh indikator sebelum failure swings dalam tren naik, atau puncak yang terbentuk sebelum failure swings dalam tren turun.

Sumber Gambar: feedroll.com

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *