Serial Candlestick: Piercing

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Pola Piercing adalah salah satu pola pembalikan arah (reversal) tren bullish atau pola pembalikan tren bawah yang muncul menjelang akhir tren turun. Ini adalah kebalikan dari pola dark – cloud – cover yang muncul dalam tren naik. Karena pola piercing adalah pola pembalikan tren bullish, sehingga mensyaratkan adanya tren turun. Seperti pola dark – cloud – cover, pola piercing adalah pola dua candlestick.

Candlestick pertama harus berupa candlestick gelap atau bearish dengan real body candle besar dan candlestick kedua harus berwarna terang atau bullish dan harus berada di bawah rendah candlestick sebelumnya. Candlestick kedua harus ditutup setidaknya di atas level tengah real body dari candlestick pertama. Dengan semakin besarnya real body candle kedua masuk menutupi rela body candlestick pertama maka akan semakin signifikan polanya. Pola piercing ini juga menjadi lebih signifikan jika kedua candlesticks ini pembentuk polanya adalah candle Marubozu tanpa bayangan atas atau bawah.

Seperti pola dark – cloud – cover dan kebanyakan pola pembalikan tren yang ada, pola piercing ini lebih dapat diandalkan namun bergantung pada di mana pola tersebut muncul pada grafik harga dalam kaitannya dengan garis tren, level pivot, garis support dan resistance dan lain-lain. Pola piercing pada atau di dekat garis tren yang lebih rendah atau garis tren support atau garis support bisa dijadikan konfirmasi bahwa pengujian garis tren lebih cenderung gagal. Level terendah dari pola piercing juga dapat digunakan sebagai garis pendukung dan bisa juga sebagai level untuk stop loss agar tidak mengalami kerugian terlalu banyak.

Yang harus diingat bahwa kemunculan pola piercing ini hanya berada saat tren turun. Sehingga efek dari kemunculan pola piercing ini adalah bearish reversal. Kalau kemunculan pola yang mirip piercing ini disebut pola dark – cloud – cover yang muncul saat tren naik dan memiliki efek bearish reversal.

Sumber Gambar: onlinetradingconcept.com

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *