Serial Analisa Pola Grafik : Pola Grafik

ForexSignal88.com l Jakarta, 06/06/2017 – Banyak trader melakukan analisa sebelum melakukan posisi open di pasar. Salah satu analisa yang digunakan adalah membaca grafik harga dengan melihat pola grafik, menentukan level support dan resistance hingga menentukan setup atau trading plan (level entry, stop dan target).

Sebuah pola grafik akan memberikan sinyal kepada trader mengenai harga pair yang berpeluang / cenderung untuk bergerak ke satu arah atau sebaliknya ketika pola itu selesai.

Ada dua tipe pola dalam analisa teknikal yaitu pola kontinyu (berkelanjutan) dan reversal (pembalikan arah). Pola pembalikan arah memberikan sinyal bahwa tren sebelumnya akan berbalik arah setelah pergerakan harga menyelesaikan sebuah pola. Sebaliknya, pola kontinyu (berkelanjutan) mengindikasikan bahwa tren sebelumnya akan berlanjut searah setelah pergerakan harga menyelesaikan sebuah pola.

Kesulitan yang sering Anda hadapi ketika menganalisa adalah mengidentifikasi pola grafik dan menangkap sinyal berikutnya karena grafik yang dihadapi bukanlah ilmu pasti. Faktanya identifikasi pola grafik ini lebih mendekati sudut pandang seni analisa daripada ilmu pengetahuan. Walau sudah terbentuk pola dan komponen pendukung pada grafik namun pergerakan harga tidak harus mengikuti pola yang ditampilkan grafik.

Walaupun begitu, tidak perlu khawatir menggunakan pola grafik, jika Anda paham konsep membaca grafik maka kualitas analisa Anda bisa ditingkatkan dengan melihat indikator lainnya.

Ada beberapa konsep yang perlu untuk dipahami sebelum msauk kepada pembahasan pola grafik yang spesifik. Yang pertama adalah garis tren. Untuk mendapatkan garis tren ini Anda harus menggambar garis di grafik yang mewakili level support dan resistance dari sebuah pair. Kedua adalah support dan resistance. Garis support adalah ketika harga sulit untuk jatuh lebih rendah dari level tersebut. Sebaliknya, garis resistance adalah ketika harga sulit untuk lanjut naik lebih tinggi dari level tersebut. Garis tren ini bisa juga berupa level konstant (didapat dari garis horisontal).

Nah, setelah Anda memahami kedua konsep ini maka kita bisa lanjut mengeksplorasi grafik untuk mendapatkan pola-pola yang berbeda yang sering digunakan oleh analis teknikal.

Sumber Gambar: amazon.com

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *