Dolar AS

Sentimen Risk-on Memudar, Greenback Kembali Menguat

ForexSignal88.com l Jakarta, 25/06/2020 – Greenback dan Yen menguat lantaran pelaku pasar makin khawatir terhadap kemungkinan efek gelombang kedua virus Corona dan eskalasi ketegangan dalam hubungan dagang AS-Uni Eropa. Tapi para analis masih memperkirakan Dolar AS bakal melemah lagi ketika kekhawatiran pasar mulai surut di tengah kecenderungan “risk-on, risk-off” saat ini.

Data pemerintah menunjukkan pertumbuhan infeksi virus Corona makin pesat di sembilan negara bagian AS. Arizona, California, Florida, Georgia, Louisiana, Mississippi, Ohio, South Carolina, dan Texas terancam melipatgandakan jumlah korban COVID-19, jika infeksi terus meluas hingga melampaui kapasitas rumah sakit yang ada. Beberapa kawasan lain juga menghadapi peningkatan risiko gelombang kedua COVID-19, termasuk China, Brazil, India, dan Uni Eropa.

“Gambarannya menjadi semakin jelas seiring potongan-potongan kunci muncul, tetapi meskipun sebuah pembalikan dolar akan terjadi, masih ada ketidakpastian (di Eropa) dan bahaya (di negara berkembang). Kami ingin menulis ‘jual saja dolar’, tetapi kami bukan pakar virus dan masih terlalu dini untuk memasang posisi short, meskipun kami memperkirakan dolar akan melemah terhadap euro dan sebagian besar mata uang G10 dalam tempo setahun,” ujar Kit Juckes, pimpinan pakar strategi FX di Societe Generale.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *