Selain Brexit, Pakta Perang Dagang dan FED Rate Tetap Menjadi Hot Makro Fundamental di Pekan Ini

Menurut data survei Refinitiv, mayoritas pelaku pasar keuangan memprediksi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga lagi sebesar 25 basis poin. Sementara menurut Jalinoos, Dolar AS akan lebih merespon sentimen yang disampaikan daripada keputusan The Fed itu sendiri.

“Saya kira, The Fed diprediksi kuat akan memotong suku bunga. Namun jika tidak, maka Dolar AS akan menguat, kecuali kalau bank sentral tersebut menyiratkan sentimen yang sangat dovish walaupun tidak memotong suku bunga. Sebaliknya, jika suku bunga dipotong tetapi diiringi dengan pernyataan bahwa ini adalah akhir dari siklus pemotongan suku bunga, maka Dolar AS juga bisa positif,” paparnya.

{loadposition socialshare}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *