1aaa

Pro Kontra Broker Bandar (Market Makers)

ForexSignal88.com l Jakarta, 05/06/2017 – Pasar forex merupakan pasar yang transaksinya tanpa bursa (over the counter – OTC) antara buyer dan seller di seluruh dunia. Pelaku pasar yang utama adalah institusi bank di seluruh dunia dimana bank-bank ini membentuk kelompok eksklusif untuk melakukan transaksi forex antar mereka. Ini disebut pasar antar bank (interbank market). Namun sayangnya, trader ritel tidak bisa transaksi di interbank. Walaupun begitu bukan berarti trader ritel tidak bisa trading forex. Trader ritel bisa bertransaksi forex melalui broker forex. Ada dua tipe broker forex yang kita kenal yaitu tipe bandar (market makers) dan tipe ECN.

Broker Bandar (Market Makers)

Broker dengan tipe Market Makers sering disebut sebagai broker bandar. Broker tipe ini menetapkan harga bid dan ask pada sistem mereka, semau mereka dan menampilkannya secara terbuka di platform mereka. Mereka harus siap untuk melakukan transaksi pada harga yang mereka tetapkan untuk klien mereka, yang umumnya adalah institusi menengah hingga trader forex ritel.

Dalam melakukan hal ini, broker bandar menyediakan likuiditas ke pasar dengan sumber mereka sendiri. Sebagai counterparty (pihak yang berlawanan) untuk setiap transaksi forex dari sisi harga, broker bandar ini harus mengambil sisi yang berlawanan dari trading klien mereka. Dengan kata lain, setiap kali klien melakukan sell, mereka melakukan beli, dan sebaliknya agar terjadi kecocokan transaksi.

Sebagai langkah antisipasi, banyak broker bandar kemudian mencoba untuk melakukan hedge, atau melindungi order klien dengan meneruskan order ke pihak lain. Tidak sedikit juga broker bandar ini menahan order klien dan melawan perdagangannya, biasanya untuk mendapatkan keuntungan.

Broker bandar ini juga terbagi dua yaitu ritel dan institusi. Ada sedikit kerancuan bahwa broker bandar institusi yang berupa perusahaan besar menawarkan harga kurs mereka kepada perusahaan lain (bank, lembaga keuangan, ECN dan broker ritel). Biasa disebut juga sebagai Liquidity Provider. Sedangkan broker bandar ritel biasanya adalah perusahaan yang didedikasikan untuk menawarkan layanan perdagangan forex ritel untuk trader ritel/individu.

Pro

  • Menyediakan platform trading secara gratis dan disertai news feed.
  • Platform trading yang mudah1aaa (user friendly).
  • Ada penyesuaian pergerakan harga, menjadi kurang fluktuasi dibandingkan dengan harga dari ECNs.

Kontra

  • Terjadi konflik kepentingan yang jelas saat trading karena broker bandar melawan posisi trading klien.
  • Kurs harga (bid/ask) yang ditampilkan bisa jadi lebih buruk dari yang ditawarkan oleh broker ECN atau broker bandar lain.
  • Broker ini dapat memanipulasi harga 10 sampai 15 pips dari harga pasar lainnya.
  • Sering terjadi slippage dan market freeze ketika rilis berita atau terjadi fluktuasi yang besar (hectic).
  • Sering terjadi off-quote dan requote.
  • Gaya trading scalpers mungkin tidak disukai oleh broker bandar.

Sumber Gambar : thebalance.com

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *