Trading Oil - Minyak Mentah

Potensi Gangguan Pasokan Sebabkan Harga Minyak Mentah Masih Naik Tipis

 Investor akan mencari tanda-tanda pemulihan permintaan dalam data persediaan mingguan yang dirilis Selasa (30/6/2020) dari kelompok industri American Petroleum Institute (API) dan dari Pemerintah AS pada Rabu waktu setempat.

Libya sedang mencoba untuk melanjutkan ekspor, yang hampir seluruhnya diblokir sejak Januari karena perang saudara. 
Perusahaan minyak negara berharap pembicaraan akan mengakhiri blokade oleh pasukan berbasis timur. “

Jika kita akhirnya melihat dimulainya kembali dalam produksi Libya, ini akan membuat pekerjaan OPEC+ sedikit lebih sulit,” kata bank Belanda ING.

Sebuah jajak pendapat Reuters dari para analis menunjukkan ekspektasi bahwa harga minyak akan terkonsolidasi pada kisaran 40 dolar AS per barel tahun ini, dengan pemulihan meningkat pada kuartal keempat.

Sumber: Cnbc.Com, Reuters.Com, Marketwatch.Com