Populasi Jepang Menua dan Berkurang, Pemerintah Ajukan Reformasi dan Investasi SDM

ForexSignal88.com l Jakarta, 24/05/2017 – Sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan potensi pertumbuhannya, pemerintah Jepang yang memegang mandat dari The Graying Nation (bangsa yang populasinya semakin menua dan berkurang karena keluarga muda enggan memiliki anak) mengusulkan untuk meningkatkan investasi dalam pengembangan sumber daya manusia dan mempromosikan reformasi ketenagakerjaan dalam tinjauannya mengenai cetak biru kebijakan ekonomi dan fiskal pada hari Selasa, 23 Mei 2017, yang akan digunakan untuk menyusun anggaran fiskal 2018 mulai bulan April.

Pemerintahan Abe berharap untuk menyelesaikan cetak biru kebijakan tersebut di bulan depan, yang bertujuan untuk menjawab serangkaian tantangan yang dihadapi Jepang seperti meningkatkan dukungan untuk memiliki dan membesarkan anak, meningkatkan konsumsi yang lamban, merevitalisasi ekonomi regional dan mengubah praktik kerja.

Untuk mencoba untuk meningkatkan konsumsi, Perdana Menteri Shinzo Abe menjadi ujung tombak reformasi ketenagakerjaan untuk mengubah budaya kerja yang terlalu keras di negara itu, mengenakan batasan mengikat pada jam kerja lembur dan menetapkan peraturan untuk menghapuskan diskriminasi antara pekerja reguler dan non-reguler.

Data pemerintah Jepang menunjukkan bahwa perekonomian negara tersebut telah mencatat pertumbuhan terpanjang sejak tahun 2006, namun sebagian besar didorong oleh permintaan yang kuat dari luar negeri.

Negara ini juga perlu mengembalikan kesehatan fiskal yang compang-camping. Cetak biru ini diperkirakan tidak akan menuntut revisi tujuan pemerintah untuk mencapai surplus neraca primer pada tahun fiskal 2020, sehingga wacana tersebut akan diputuskan untuk ditinjau ulang pada tahun depan.

Sementara itu seorang ekonom senior asal Amerika Serikat yang juga mantan Ketua Federal Reserve sebelum Janet Yellen dan kini aktif di Brookings Institution yaitu Ben Bernanke, pada sebuah seminar yang diselenggarakan Bank of Japan hari ini berbicara positif mengenai pasar tenaga kerja Jepang yang ketat, kenaikan upah dan pertumbuhan ekonomi yang rendah.

Meskipun demikian Bernanke melihat penuaan dan pengurangan populasi di Jepang menjadi sebuah masalah bagi perjuangan BoJ untuk meraih target inflasi yang ambisius sebesar 2 persen. Ia menjelaskan dengan populasi seperti itu tingkat suku bunga ekuilibriumnya memang berada di wilayah negatif sehingga dapat menghambat kemajuan dalam mencapai tingkat inflasi yang diharapkan.

Sumber berita: ForexSignal88, Japan Times, Business Times

Sumber gambar: The Japan Daily Press

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *