Pola Grafik Kontinyu : Descending Triangle

ForexSignal88.com l Jakarta, 04/09/2017 – Pola segitiga menurun (descending triangle) mirip dengan symmetrical triangle kecuali garis tren yang lebih rendah membentuk garis horizontal yang berfungsi sebagai support. Pola descending triangle umumnya mengindikasikan kecenderungan bearish dan paling dapat diandalkan saat muncul sebagai pola kontinyu dalam tren turun. Dalam pola ini, seller sedikit melebihi jumlah buyer. Pasar menjadi oversold dan harga mulai bergerak naik. Namun, kemudian penjual kembali memasuki pasar dan harga terdorong turun ke level rendah baru-baru ini, di mana pembelian terjadi sekali lagi. Penjual masuk kembali ke pasar, namun pada jumlah yang lebih tinggi dari sebelumnya. Hasilnya adalah level low yang stabil, yang kurang lebih sama namun ada serangkaian level high yang lebih rendah. Akhirnya harga menembus level support dimana posisi terendah terbentuk dan terdorong lebih rendah seiring penjualan meningkat dan disertai peningkatan volume.

Sinyal Entri

Dalam membaca grafik dengan pola kontinyu Descending Triangle, sinyal entri diberikan saat harga menembus pola descending triangle ke sisi bawahnya (level support). Ini harus terjadi sekitar 66% di dalam segitiga. Jika penembusan harga batas bawah segitiga (support) terjadi di dekat puncak (ujung) segitiga, sinyal entri tidak valid karena penembusan support ini cenderung kurang momentum dan memiliki kecenderungan peluang gagal yang lebih tinggi

Proyeksi harga

Proyeksi harga dari descending triangle dapat dihitung dengan mengambil bagian terluas dari segitiga dan mengurangkannya dari level breakout. Sebagai alternatif, garis tren dapat ditarik sejajar dengan garis tren support sudutnya mengarah pada pergerakan breakout. Jarak garis support dan garis tren ini bisa menjadi perpanjangan harga target untuk pergerakan selanjutnya.

Dalam menggunakan pola grafik kontinyu descending triangle ini, Anda harus bisa mengidentifikasi level support valid dan menggambar garis tren yang menurun. Juga dapat diartikan, bahwa pergerakan harga dalam pola descending triangle ini merupakan pergerakan range harga yang menyempit. Dan ketika terjadi breakout atau penembusan harga pada support memang sebaiknya diikuti oleh momentum harga dan volume yang meningkat pula. Baru ini akan menjadi sinyal entri yang benar – benar valid.

Sumber Gambar: stockmarketvideo.com

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *