Perilaku Hedgers dan Spekulator

ForexSignal88.com l Jakarta, 07/08/2017 – Keberadaan pasar berjangka yang mencakup perdagangan kontrak berjangka memang dibutuhkan. Fungsi utama dari pasar berjangka adalah untuk menyediakan sebuah pasar atau bursa terpusat bagi mereka yang memiliki kepentingan untuk membeli atau menjual komoditas fisik pada beberapa waktu di masa depan. Pasar berjangka atau perdagangan berjangka membantu hedgers (pelaku hedging) mengurangi risiko terkait dengan pergerakan harga di pasar fisik. Fluktuasi harga di pasar fisik bisa saja mengakibatkan kerugian dan pelaku pasar bisa melakukan hedging dengan membeli atau menjual kontrak berjangka di perdagangan berjangka. Contoh komoditas yang menjadi objek hedge termasuk komoditas tambang, perkebunan, peternakan dan perhiasan.

Perilaku hedgers biasanya mengambil posisi di pasar berjangka yang berlawanan dengan posisi mereka di pasar fisik. Jika terjadi kerugian di pasar fisik maka mereka akan mendapatkan keuntungan di pasar berjangka. Sehingga risiko kerugian bisa diminimalisir atau dihilangkan atau malah menguntungkan.

Sebagai contoh, seseorang pengusaha emas yang ingin membeli emas pada beberapa bulan ke depan, khawatir dia akan membayar harga lebih tinggi jika harga emas di beberapa bulan ke depan naik. Kemudian dia membeli kontrak berjangka emas untuk hedge (mengunci) harga. Jika ternyata harga emas di pasar fisik naik, pengusaha emas tersebut harus membayar harga lebih tinggi. Namun, karena dia mengambil posisi long di pasar berjangka (membeli kontrak berjangka), dia sudah mendapatkan keuntungan di kontrak berjangka, yang akan mengimbangi kenaikan biaya pembelian emas di pasar fisik. Namun jika ternyata harga emas di pasar fisik dan harga di kontrak berjangka, keduanya turun, Hedger akan kehilangan posisi nya di pasar berjangka (merugi), tapi membayar lebih sedikit ketika membeli emas di pasar fisik.

Tidak seperti hedgers, spekulan tidak memiliki kepentingan dalam pengiriman produk atau komoditas fisik. Melainkan mencari keuntungan dengan asumsi risiko pergerakan harga. Spekulan di sini termasuk investor individu, hedge fund atau penasihat perdagangan komoditas. Semua spekulan perlu menyadari bahwa jika pasar bergerak dalam arah berlawanan dengan posisi mereka, maka mereka para spekulan dapat menderita kerugian.

Sumber Gambar: wikifinancepedia.com

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *