Perdagangan Kontrak Berjangka

ForexSignal88.com l Jakarta, 04/08/2017 – Jika Anda mencari perlindungan terhadap inflasi, investasi alternatif atau melakukan hedge, maka kontrak berjangka bisa menjadi salah satu alternatif yang layak untuk memenuhi kebutuhan Anda. Terutama kontrak berjangka emas. Perdagangan di pasar berjangka ini melibatkan resiko yang tinggi dan tidak cocok untuk semua orang. Anda sebagai investor bisa kehilangan lebih dari modal yang diinvestasikan.

Apakah Kontrak Berjangka?

Kontrak berjangka (semisal emas) adalah suatu kesepakatan kontrak yang mengikat untuk pengiriman komoditas emas di masa depan pada harga yang disepakati. Kontrak berjangka memiliki standar baku yang ditentukan oleh bursa berjangka. Standar baku ini meliputi kuantitas, kualitas standar, waktu dan tempat pengiriman. Hanya harganya saja yang bervariabel.

Hedgers (pelaku hedging) menggunakan kontrak berjangka sebagai cara untuk mengelola risiko fluktuasi harga pada pembelian atau penjualan emas fisik. Selain hedgers, ada juga spekulan yang memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam perdagangan pasar berjangka tanpa dukungan fisik.

Ada dua posisi berbeda yang dapat dilakukan di pasar. Yaitu posisi BUY, adalah kewajiban untuk menerima pengiriman emas secara fisik, dan posisi SELL, adalah kewajiban untuk melakukan pengiriman emas fisik. Sebagian besar kontrak futures offset sebelum tanggal pengiriman. Sebagai contoh, ini terjadi ketika seorang investor dengan posisi BUY berinisiatif membuka posisi SELL dalam kontrak yang sama, secara efektif menutup posisi BUY yang awal.

Keuntungan Kontrak Berjangka

Perdagangan kontrak berjangka dilakukan di bursa berjangka. Sehingga perdagangan kontrak berjangka menawarkan leverage, fleksibilitas dan integritas keuangan dari perdagangan komoditas itu sendiri.

Leverage adalah kemampuan untuk trading dan mengelola nilai komoditas pasar yang tinggi dengan menggunakan sebagian kecil dari total nilai sebagai modal. Perdagangan kontrak berjangka dilakukan dengan kinerja marjin. Hal ini menjadikannya hanya membutuhkan modal lebih sedikit dibandingkan dengan pasar fisik. Leverage ini memberikan spekulan risiko yang lebih tinggi / investasi yang lebih tinggi. Misalnya, salah satu kontrak berjangka emas 100 troy ons, atau satu batangan emas. Nilai dolar dari kontrak ini adalah 100 kali harga pasar untuk satu ons emas. Jika pasar tersebut diperdagangkan pada $ 600 per ounce, nilai kontrak adalah $ 60.000 ($ 600 x 100 ons).

Di pasar berjangka, membuka posisi SELL dan BUY itu sama mudahnya. Pelaku pasar mendapatkan fleksibilitas. Sehingga menjadi keuntungan bagi hedgers untuk melindungi posisi fisik mereka dan untuk spekulan untuk mengambil posisi berdasarkan ekspektasi pasar.

Sumber Gambar: tambang.co.id

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *