Perang Tarif AS Vs China Semakin ‘MENEKAN’ Perekonomian Uni Eropa


“Itu berarti permintaan yang lebih rendah dari Cina, dan dari seluruh dunia juga – dan lebih banyak rasa sakit bagi ekonomi Eropa yang sangat bergantung pada ekspor.” Clete Willems, mantan pejabat tinggi perdagangan Gedung Putih yang menjabat sebagai wakil direktur Dewan Ekonomi Nasional, mengatakan pada awal pekan ini bahwa memotong aliran uang antara Washington dan Beijing adalah ide yang patut dipertimbangkan. 
Namun, dia mengingatkan langkah seperti itu bisa menjadi bumerang jika tidak dilakukan dengan benar. Agathe Demarais, direktur peramalan global di Economist Intelligence Unit (EIU) mengatakan melalui email bahwa dia mengharapkan AS “untuk bergerak maju dengan sanksi yang menargetkan perusahaan dan bank China.” 
“Komponen ekstra teritorial dari sanksi AS, yang berarti bahwa semua perusahaan di seluruh dunia harus menghentikan transaksi bisnis mereka dengan entitas yang diberi sanksi jika mereka menggunakan dolar AS, berarti bahwa langkah ini akan memutuskan hubungan bank-bank ini dengan mitra internasional mereka.” 
“Jika bank internasional gagal memutuskan hubungan ini, mereka pada gilirannya bisa menghadapi denda mencapai miliaran dolar AS,” kata Demarais. Penasihat ekonomi Gedung Putih, Peter Navarro dan Pemimpin Mayoritas Senat, Mitch McConnell, keduanya menolak laporan tentang kemungkinan pembatasan investasi AS terhadap China. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *