Pengertian Spread

ForexSignal88.com l Jakarta, 08/06/2017 – Anda pasti sudah sering mendengan kata ‘Spread’ kan? Jika Anda seorang trader, spread ini termasuk dalam pertimbangan Anda memilih broker forex. Bahkan saat Anda trading, nilai spread inilah yang menjadi pilihan untuk melakukan Buy atau Sell. Spread bisa diartikan selisih antara nilai Bid (permintaan) dan Ask (penawaran). Kaitan dengan trading forex, spread terdiri dari nilai Bid dan Ask sehingga Anda bisa menghitung selisihnya.

Sekilas, kami sebutkan bahwa ada unsur permintaan dan penawaran. Iya, supply dan demand mempengaruhi besaran spread. Supply mewakili volume atau jumlah investor yang ingin menjual (seller) dan Demand mewakili volume atau jumlah investor yang ingin memiliki (buyer). Nah besaran spread bisa saja berubah-rubah karena volume investor yang melakukan trading juga berubah.

Spread juga memiliki kaitan dengan likuiditas. Spread yang kecil menunjukkan likuiditas yang tinggi untuk suatu pair. Sebaliknya, spread yang melebar bahkan terlalu lebar menunjukkan likuiditas pair tersebut sedang rendah. Biasanya terjadi ketika hari libur atau akhir minggu.

Bid mewakili harga tertinggi bagi buyer ingin membeli dan Ask mewakili harga terendah bagi seller dalam menjual. Transaksi akan terjadi ketika buyer akan mengambil harga ASK sedangkan seller akan mengambil harga BID. Tidak perlu bingung untuk ini.

Ini juga akan menunjukkan bahwa jika Anda melihat harga Ask yang selalu tick ke atas maka ada potensi bahwa buyer sedang ingin membeli sehingga akan mendorong harga naik terus. Sedangkan jika Anda melihat harga Bid selalu tick ke bawah maka ada potensi bahwa seller sedang ingin menjual sehingga akan mendorong harga turun terus. Di sinilah menjadi awal terjadinya tren. Namun jika kekuatan buyer dan seller sama besar tidak akan mendorong nilai bid dan ask maka Anda bisa menyimpulkan sedang tidak terjadi tren.

Broker forex online menawarkan dua tipe spread yaitu fix (tetap) dan floating (mengambang). Bagi investor, nilai spread ini merupakan biaya. Jika Anda memilih spread fix maka biaya Anda tetap sebesar spread yang sudah ditentukan. Sedangkan jika Anda memilih spread floating maka biaya Anda tidaklah tetap tergantung pada spread saat itu.

Silahkan Anda ingin memilih spread fix atau floating. Profit tetap tujuan utama.

Sumber Gambar: gsimarkets.com

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *