Pengertian After Hours Trading dan Risikonya

ForexSignal88.com l Jakarta, 05/06/2017 – Anda pernah mendengar seorang trader atau investor yang melakukan posisi saat jam pasar sudah tutup? Ya, inilah yang disebut sebagai after hours trading.

After Hours Trading bisa diartikan sebagai transaksi jual beli kontrak atau saham pada bursa utama tepat setelah penutupan jam perdagangan reguler yang ditentukan. Banyak bursa memiliki jam beroperasi yang teratur dari pukul 9:30 sampai pukul 16.00 dan biasanya terbagi dalam dua sesi diselingi oleh istirahat. Untuk dapat memasukkan order transaksi di sesi After Hours Trading (AHT) biasanya antara jam 16:00 dan 20:00.

Mengingat risiko yang besar saat transaksi di sesi AHT, investor yang dapat bertransaksi ini pun dibatasi. Hanya investor yang memiliki nilai kekayaan yang besar. Biasanya investor institusi, walaupun ada peluang untuk investor dengan kekayaan rata-rata bisa bertransaksi di sesi AHT.

Hal ini terbantu oleh kemajuan teknologi dalam perdagangan di bursa. Yaitu menggunakan ECN (Electronic Communication Network). ECN merupakan suatu jaringan komunikasi yang memungkinkan investor melakukan interaksi dan transaksi secara elektronik tanpa diketahui identitasnya (anonim). Bahkan investor institusi tidak terlihat aksinya.

Order transaksi di sesi AHT bisa memberikan potensi keuntungan yang besar namun investor harus mewaspadai resikonya juga. Memiliki posisi saat pasar sudah tutup, maka investor memiliki posisi overnight termasuk risiko overnight.

Likuiditas kecil

Pasar dengan likuiditas tinggi yaitu ketika aksi jual beli terjadi terus menerus karena jumlah pelaku pasar yang banyak. Biasannya ini terjadi selama jam kerja reguler bursa. Namun di sesi AHT, volume perdagangan akan lebih sedikit dikarenakan pelaku pasar yang terbatas.Tidak semua investor ingin bertransaksi di sesi AHT dan menanggung risiko overnight.

Spread lebar

Volume perdagangan yang lebih rendah dapat menyebabkan spread, selisih harga bid dan ask, melebar. Oleh karena itu, sulit bagi seseorang untuk mengeksekusi tradingnya dengan harga yang menguntungkan.

Investor ritel

Walau saat ini investor ritel memiliki kesempatan untuk berdagang di sesi AHT, mereka harus bersaing dengan investor besar atau institusional yang memiliki akses ke sumber daya lebih banyak daripada rata-rata investor ritel. Mereka bisa terjebak dalam posisi yang tidak menguntungkan.

Volatilitas

Sesi AHT biasanya diperdagangkan tipis (pergerakannya) dibandingkan dengan perdagangan di sesi reguler.

Dari adanya kekurangan transaksi di sesi AHT, tentu juga ada kelebihan dari transaksi di sesi AHT. Yaitu investor dapat bereaksi cepat terhadap berita atau informasi baru sebelum pasar dibuka keesokan harinya.

Selanjutnya, meskipun volatilitas adalah risiko yang terkait AHT, masih ada peluang menemukan beberapa harga menarik di sesi AHT ini.

Sumber : investopedia, forexsignal88

Sumber Gambar : investorsunderground.com

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *