Peluang Arbitrase dan Trading Algoritma

ForexSignal88.com l Jakarta, 15/08/2017 – Trading algoritma membutuhkan strategi eksekusi yang dapat digunakan oleh fund manager untuk membeli atau menjual sejumlah besar aset yang disarankan. Sistem trading mengikuti aturan yang sudah ditentukan dan diprogram untuk menjalankan perintah di bawah harga tertentu, risiko dan variabel investasi lainnya. Di pasar forex, Direct Market Access (DMA) memungkinkan trader institusi untuk mengeksekusi order langsung di pasar. DMA menggunakan platform elektronik, dengan biaya dan kesalahan yang minim. Biasanya, trading di pasar dengan DMA dibatasi hanya untuk broker dan market makers. Dengan adanya trading algoritma di pasar forex, eksekusi order menjadi sangat cepat, memungkinkan trader untuk menangkap peluang trading jangka pendek. Seakan berada di DMA.

Sebagai bagian yang paling umum (ciri umum) dari trading algoritma adalah trading frekuensi tinggi sehingga menjadi semakin populer di pasar forex. Berdasarkan algoritma yang agak rumit, trading frekuensi tinggi adalah pelaksanaan sejumlah besar transaksi pada kecepatan yang sangat cepat. Karena pasar keuangan terus berkembang, kecepatan eksekusi yang lebih cepat memungkinkan trader untuk mengambil keuntungan dari peluang yang ada di pasar forex, sejumlah strategi trading frekuensi tinggi yang dirancang untuk mengenali peluang arbitrase dan kondisi likuiditas yang menguntungkan pula. Peluang arbitrase ini untuk hedge sehingga memiliki peluang keuntungan yang bebas risiko. Arbitrase juga bisa dilakukan di tempat dan harga untuk mata uang yang sama.

Trading algoritma mampu menciptakan likuiditas tingkat tinggi dan transparansi dalam trading dan harga. Di pasar forex, strategi likuiditas bertujuan untuk mendeteksi order imbalances dan perbedaan harga antara pair tertentu. Ketidakseimbangan order terjadi ketika ada jumlah kelebihan order beli atau jual untuk aset atau pair tertentu. Dalam hal ini, trader frekuensi tinggi bertindak sebagai penyedia likuiditas, mendapatkan spread dengan mengarbitrase perbedaan antara harga beli dan jual.

Adopsi trading algoritma yang tumbuh sebagai sistem forex dapat secara efektif meningkatkan transparansi di pasar forex. Selain transparansi, menjaga likuiditas pasar dengan volatilitas harga rendah. Strategi trading algoritma, seperti auto hedging, analisa statistik, direct market access dan trading frekuensi tinggi, dapat memberikan inkonsistensi harga, yang menimbulkan peluang yang menguntungkan bagi para trader.

Sumber Gambar: ivenproxy.ga

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *