Mengenal Delapan Bank Sentral Utama (2)

ForexSignal88.com l Jakarta, 15/06/2017

Bank Sentral Inggris (BoE)

Komite kebijakan moneter (MPC) Bank of England adalah komite sembilan anggota yang terdiri dari seorang gubernur, dua wakil gubernur, dua direktur eksekutif dan empat pakar dari luar. BoE, di bawah kepemimpinan Mervyn King, sering disebut-sebut sebagai salah satu bank sentral yang paling efektif. Saat ini BoE dipimpin oleh Mark Carney.

Tugas BoE juga untuk menjaga stabilitas moneter dan keuangan. Mandat kebijakan moneter BoE adalah menjaga agar harga tetap stabil dan menjaga kepercayaan pada mata uang. Bank sentral Inggris ini mentargetkan inflasi sebesar 2%. Jika harga menembus level tersebut, bank sentral akan melihat untuk mengendalikan inflasi, sementara level di bawah 2% akan mendorong bank sentral untuk mengambil tindakan untuk meningkatkan inflasi.

BoE dijadwalkan untuk melakukan pertemuan sebulan sekali.

Bank Sentral Jepang (BoJ)

Komite kebijakan moneter Bank of Japan terdiri dari gubernur BoJ, dua wakil gubernur dan enam anggota lainnya. Karena Jepang sangat bergantung pada ekspor, BoJ memiliki minat yang lebih aktif daripada ECB dalam mencegah mata uang yang terlalu kuat.

Bank sentral Jepang telah dikenal selalu masuk ke pasar terbuka untuk secara artifisial melakukan intervensi melemahkan mata uangnya dengan melepas yen ke pasar atau menjual Yen terhadap dolar AS dan euro. BoJ juga sangat vokal saat merasa khawatir dengan kelebihan volatilitas di pasar dan penguatan mata uangnya.

Tugas bank sentral Jepang adalah untuk menjaga stabilitas harga dan menjamin stabilitas sistem keuangan, yang membuat inflasi menjadi fokus utama bank sentral.

BoJ dijadwalkan melakukan pertemuan atau rapat kebijakan sebulan sekali atau bisa dua kali.

Bank Sentral Switzerland (SNB)

Bank Nasional Swiss memiliki komite tiga orang yang membuat keputusan mengenai tingkat suku bunga. Tidak seperti kebanyakan bank sentral lainnya, SNB menentukan range tingkat suku bunga daripada target rate tertentu. Seperti Jepang dan zona euro, Swiss juga sangat tergantung ekspor, artinya SNB juga tidak tertarik melihat mata uangnya menjadi terlalu kuat.

SNB bertugas untuk untuk memastikan stabilitas harga saat memperhitungkan situasi ekonomi dan dijadwalkan melakukan rapat kebijakan tiga bulan sekali.

Sumber Gambar: reuters.com

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *