Mantul! Indeks US Dollar Meradang Diterkam Euro. Kenapa?!

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2020 – Setelah sempat memperkirakan bahwa Rate Cut The Fed akan kembali terjadi pada bulan Juni, kini perkiraan pasar lebih maju. Mereka memprediksi bahwa bank sentral AS tersebut akan memotong suku bunga sebesar 25 basis poin dalam FOMC April mendatang.

Pemotongan suku bunga mungkin akan dilakukan sebanyak tiga kali hingga Maret 2021. Tak hanya The Fed, European Central Bank (ECB) juga diprediksi kuat akan menurunkan suku bunganya sebanyak 10 basis poin pada Juli mendatang.

Menurut survei yang dikutip oleh Reuters, prospek pemotongan suku bunga ECB mencapai 80 persen. Lantas mengapa Dolar AS yang melemah, sedangkan Euro malah jadi menguat? Menurut para analis, hal ini karena suku bunga The Fed masih lebih tinggi daripada ECB.

Hal itu membuat peluang pemotongan suku bunga The Fed masih lebih besar ketimbang ECB. Oleh sebab itulah, para investor lebih memilih untuk menjual Dolar AS mereka saat ini. “Ekspektasi Rate Cut telah mendapatkan momentum, dan ekspektasi suku bunga AS sedang turun lebih banyak daripada suku bunga di Zona Euro,” kata analis Thu lan Nguyen dari Commerzbank.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *