Belajar Forex: Mana Lebih Baik, Trend Trading atau Range Trading? (1)

ForexSignal88.com l Belajar Forex – Ada dua strategi utama yang kita kenal dalam trading forex. Yaitu, strategi trend trading dan range trading. Keduanya memiliki perbedaan signifikan baik perlakuan dan hasil. Anda bisa memilih salah satu strategi atau keduanya namun kami sarankan tentukan strategi itu sebelum Anda entry posisi di pasar.

Trend trading atau range trading adalah dua strategi berbeda yang membutuhkan pola pikir dan teknik pengelolaan uang yang hampir bertentangan. Untungnya, pasar forex secara unik mampu mengakomodasi kedua strategi trading tersebut, memberikan trader trend dan trader range dengan peluang keuntungan.

Identifikasi Tren

Pengidentifikasi arah tren yang paling sederhana adalah level low yang lebih tinggi (higher lows) dalam tren naik dan level tertinggi yang lebih rendah (lower highs) dalam tren turun. Apapun strategi yang ingin digunakan, identifikasi dulu tren naik atau turun atau ranging (sideways).

Entry pasar di awal tren

Salah satu tujuan dari trend trading adalah mampu masuk pasar lebih awal dan tahan posisi sampai terjadi pembalikan tren. Mindset trader tren yang harus ditanamkan adalah “Saya benar atau saya exit?”

Jika harga bergerak sesuai arah posisi trader maka trader tren akan menahan posisi hingga berakhirnya tren. Tapi jika tidak sesuai arah posisi entry, maka harus dilikuidasi. Oleh karena itu, trader tren biasanya memiliki stops yang ketat.

Likuiditas

Biasanya, tren trading lebih banyak menghasilkan posisi merugi daripada posisi yang menguntungkan dan memerlukan pengendalian risiko yang ketat. Aturan praktisnya adalah bahwa trader tren seharusnya tidak pernah mengambil risiko lebih dari 1,5-2,5% dari modal mereka pada perdagangan tertentu.

Jika Anda memiliki dana $10,000 , itu berarti penempatan stops sekitar 15-25 pip dari harga masuk. Jelas, untuk mempraktekkan metode seperti itu, trader harus berkeyakinan bahwa pasar yang diperdagangkan sangat likuid.

Tentu saja pasar forex adalah pasar paling likuid di dunia. Dengan omzet harian rata-rata US $ 1,6 triliun, pasar mata uang mampu melampaui dan mengecilkan ukuran saham dan pasar obligasi. Terlebih lagi, pasar forex diperdagangkan 24 jam sehari lima hari dalam seminggu, sehingga menghilangkan risiko gap yang ditemukan di pasar. Tentu saja gap kadang terjadi di pasar forex, tapi tidak sesering yang terjadi di pasar saham atau obligasi, jadi selipnya jauh lebih sedikit masalah.

(Bersambung – Belajar Forex: Mana Lebih Baik Trend Trading Atau Range Trading (Part 2) )

Sumber Gambar: tradingwalk.com

Baca Juga Artikel-Artikel Belajar Forex Terkait Lainnya:

{loadposition artikelterkait}

{loadposition socialshare}

Tags: #belajarforex #tutorialbelajarforex #belajarforexgratis #candlestickforex #kelasbelajarforex #belajarforexonline #panduanforex #tutorialforex #strategiforex #teknikforex #tipsforex #blogforex #trikforex #caraforex #rahasiaforex #pelatihanforex #kursusforex #mainforex #belajarforexindonesia #belajarforexpercuma #belajarforextrading #teknikforexsebernar #ilmuforex #caramainforex #belajarforextrading #tradingforex #forexsignal88 #signalforex #sinyalforex #forexsignal #analisaforex #analisagold #belajarforex #seputarforex #sekilasforex #eurusd #gbpusd #audusd #xauusd #signalforexharian #signalforexakurat #analisaforex #analisatradingforex #analisaforexharian #analisagold #beritaforexindonesia #beritaforexharian #beritaterkiniforex #analisajituforex #toptrendingforex #signalforexgratis #signalforexindonesia #analisateknikal #forexprofit #belajarforexindonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *