Kok Bisa Trump Kembali ‘SEMPROT’ Kebijakan FED, Berikut Penjelasannya!

Sebagai informasi, angka 50 ke atas merupakan level baik indeks.  Indeks ekspor baru juga turun hanya 41, terendah sejak Maret. Sebelumnya di Agustus angkanya 43,3.  “Komentar dari produsen mencerminkan penurunan kepercayaan bisnis yang berkelanjutan dan juga perdagangan global tetap menjadi masalah yang paling signifikan,” kata ISM. 

Lembaga itu juga menambahkan bahwa pendekatan garis keras Trump terhadap perdagangan membuat lebih mengkhawatirkan daripada suku bunga AS atau penguatan dolar. Trump kerap mengkritik The Fed dan Jerome Powell, yang ia tunjuk untuk memimpin bank sentral. Karena mempertahankan tingkat suku bunga AS di level yang relatif tinggi dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya.  
Padahal, bank-bank sentral di Eropa dan Jepang telah memangkas suku bunga mereka menjadi di bawah nol. Ini dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan ekonomi yang melambat. The Fed, telah menaikkan suku bunga sembilan kali selama tiga tahun hingga akhir 2018. 
Namun, di 2019, The Fed telah memotong suku bunga sebanyak dua kali, yaitu pada bulan Juli dan September lalu.  Suku bunga pinjaman utama The Fed sekarang ditetapkan dalam kisaran 1,75% hingga 2%, setengah poin persentase di bawah level tinggi baru-baru ini. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *