Keunikan Dolar AS

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/06/2017 – Posisi unik dolar AS sebagai mata uang cadangan dunia tidak dapat diabaikan. Status dolar ini memungkinkan AS untuk secara efektif mengekspor inflasi, sementara AS juga menikmati tingkat bunga yang lebih rendah atas hutangnya. Itu membebaskan AS dari beberapa konsekuensi keputusannya sendiri dan memungkinkan negara tersebut untuk secara efektif “melepas” beberapa tanggung jawab.

Seiring mata uang lain menjadi lebih populer sebagai mata uang cadangan alternatif, maka ada risiko inflasi dan tingkat suku bunga yang lebih tinggi di AS, serta melemahnya permintaan dolar.

Dolar AS juga memegang posisi penting di banyak instrumen keuangan lainnya. Sementara perdagangan antar negara dapat didenominasi dalam mata uang apa pun yang paling nyaman, tetapi sebagian pasar global tetap berbasis pada dolar, termasuk emas, minyak dan banyak komoditas lainnya. Ukuran pasar keuangan AS juga turut berperan. Sementara pasar saham, opsi, komoditas dan obligasi lainnya di luar AS berkembang; ukuran, likuiditas, kenyamanan dan transparansi pasar AS membuatnya menarik bagi trader global dan meningkatkan peran dolar dalam transaksi keuangan.

Pergerakan mata uang sangatlah sulit untuk diprediksi, dan kebanyakan model jarang berhasil untuk jangka pendek. Sementara model berbasis ekonomi jarang berguna bagi trader jangka pendek karena kondisi ekonomi memang membentuk tren jangka panjang.

Nilai dolar akan ditentukan oleh kesehatan ekonomi negara dan kemampuan pemerintahnya untuk mengatasi defisit yang terus-menerus dan meningkatnya hutang nasional. Investor, spekulan dan trader harus menyadari bahwa signifikansi keunikan dolar memisahkannya dari nilai intrinsiknya dan bahwa persepsi hegemoni dolar akan mempengaruhi nilai disamping pertimbangan ekonomi.

Menurut sejarah, di awal kemunculan mata uang euro, komunitas masyarakat Eropa berharap mata uang euro dapat mengalahkan hegemoni dolar AS. Namun krisis utang yang menghantam Eropa khususnya zona euro pada 2008-2011, mendorong dolar AS kembali memiliki posisi yang unggul sebagai mata uang cadangan dan safe haven.

Begitu juga Cina dengan mata uang yuan berusaha menjadi pemain utama dalam perdagangan forex namun tetap saja belum berhasil. Sepertinya kita akan tetap melihat hegemoni dolar dalam waktu yang lebih panjang.

Sumber Gambar: markettimestv.com

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *