Keterkaitan Inflasi dan Forex

ForexSignal88.com l Jakarta, 23/08/2017 – Trader dalam melakukan trading forex menggunakan analisa fundamental yaitu analisa suatu berita atau peristiwa ekonomi dan politik yang dapat mempengaruhi kondisi suatu negara dan mata uangnya. Termasuk pada data inflasi. Lalu apa keterkaitan inflasi dan forex?

Inflasi atau data inflasi sering diukur menggunakan data Indeks Harga Konsumen (CPI) dan data ini sering ditunggu-tunggu hasilnya ketika akan dirilis. Selama satu bulan trading, kalendar ekonomi selalu penuh dengan jadwal rilis data. Trader menggunakan data – data ekonomi yang dirilis tersebut untuk menginterpretasikan ekonomi.

Ketika terjadi perbedaan kondisi ekonomi dari dua negara maka itu bisa menjadi awal pertimbangan keputusan trading buy atau sell pair mata uang. Sebagai contoh, jika data AS menunjukkan penguatan lebih besar dari harapan pasar (perkiraan analis), maka trader akan melakukan buy dolar. Akan tetapi, akan banyak data yang dirilis dalam satu bulan sehingga bisa membingungkan trader itu sendiri. Lalu, apa yang menjadi penting bagi pelaku pasar?

Jawabannya adalah apa yang menjadi penting atau pertimbangan bank sentral dalam membuat kebijakan. Mengetahui pertimbangan bank sentral untuk mencapai tujuan bisa membantu trader melakukan penyaringan data ekonomi.

Bank sentral di seluruh dunia memiliki tugas yang jelas. Kebanyakan dari tugas itu adalah terkait dengan inflasi. Salah satu target bank sentral adalah menciptakan atau mengendalikan inflasi.

Bagi sebuah ekonomi untuk bertumbuh normal, maka target inflasi semestinya berada di kisaran 2%. Sehingga bank sentral negara – negara ekonomi utama di dunia mentargetkan inflasi di tingkat 2%.

Tugas bank sentral adalah mengendalikan inflasi di bawah atau mendekati 2%. Setiap pergerakan tingkat inflasi ke bawah atau menjauhi target maka bank sentral akan mengambil kebijakan pelanggaran. Sebaliknya, pergerakan tingkat inflasi ke atas atau mendekati atau melebihi target maka bank sentral akan mengambil kebijakan pengetatan.

Semakin inflasi menjauhi target, maka bank sentral akan semakin lebih agresif sesuai yang dibutuhkan. Data CPI inti sering menjadi acuan bagi bank sentral dan trader dalam menginterpretasikan ekonomi.

Sumber Gambar: thebalance.com

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *