Keraguan Investor Terhadap Penurunan Kuota Produksi Menurunkan Harga Minyak

Forexsignal88.Com – Harga minyak merosot lagi pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), di tengah membengkaknya pasokan minyak mentah dan melemahnya permintaan bahan bakar karena pandemi Virus Corona, sementara investor semakin hati-hati atas ekspektasi bahwa produsen terbesar dunia akan segera menyetujui pengurangan produksi. 
 
Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei, jatuh 2,45 dolar AS atau 9,4 persen menjadi menetap di 23,63 dolar AS per barel, mempercepat kerugiannya di sore hari menjelang laporan persediaan minyak mentah mingguan AS. 
 
Sementara itu harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni, kehilangan 1,18 dolar AS atau 3,6 persen menjadi ditutup pada 31,87 dolar AS per barel. Data dari American Petroleum Institute (API), sebuah kelompok industri, menunjukkan stok minyak mentah melonjak 11,9 juta barel pekan lalu menjadi 473,8 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi para analis untuk penambahan 9,3 juta barel. 
 
Data persediaan minyak pemerintah AS akan dikeluarkan pada Rabu waktu setempat. “Saya tidak bisa memikirkan skenario dalam bentuk apa pun di mana itu bisa menjadi situasi bullish,” kata Ddirektur Berjangka Energi Mizuho, Bob Yawger. 
 
“Itu akan menjadi penumpukan minyak mentah raksasa, itu akan menjadi penumpukan bensin raksasa.” Pemasok-pemasok utama minyak mentah global, termasuk Arab Saudi dan Rusia, berencana bertemu pada Kamis (8/4/2020) untuk membahas pengurangan produksi, tetapi beberapa menteri energi mengatakan mereka akan melakukannya hanya jika Amerika Serikat bergabung dengan pemotongannya sendiri, sumber mengatakan kepada Reuters. 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *