Kenaikan Harga Minyak Tertahan oleh Pertikaian AS vs China yang Kian Memanas

Jumlah rig minyak dan gas AS, indikator produksi di masa depan, turun dua rig ke level terendah sepanjang masa 251 rig dalam sepekan hingga 24 Juli, menurut data dari perusahaan jasa energi Baker Hughes Co.

Namun, perusahaan energi itu menambahkan satu rig minyak dalam kenaikan mingguan pertama sejak Maret. Membebani harga minyak, China memerintahkan Amerika Serikat untuk menutup konsulatnya di kota Chengdu, menanggapi permintaan AS minggu ini bahwa China harus menutup konsulatnya di Houston.

Ketegangan terbaru antara dua konsumen minyak teratas dunia itu semakin memicu kekhawatiran tentang permintaan bahan bakar. “Hubungan perdagangan internasional yang lancar diperlukan agar permintaan minyak tetap tidak terganggu dalam jangka panjang serta ketegangan antara AS dan China bukan merupakan pertanda baik,” kata Kepala Pasar Minyak Rystad Energy, Bjornar Tonhaugen.

Secara teknikal hari ini menurut team analis forexsignal88, harga minyak akan berhadapan dengan resistance pertama di level 41.54 dan jika tembus akan berlanjut ke area level 41.77 hingga 42.15. Sebaliknya, jika harga minyak terus mengalami tekanan akan berhadapan dengan area harga support di level 40.77, 40.54 hingga 40.15.

Note: untuk rilis berita dan analisa teknikal pendukung pergerakan market yang lebih lengkap yang ditunjukkan dalam bentuk grafik dan tabel berada pada VIP Member 0821 2231 8880