Kenaikan Harga Minyak Tertahan oleh Pertikaian AS vs China yang Kian Memanas

Indeks dipandang sebagai indikator yang baik untuk kesehatan ekonomi blok. “Data ekonomi di Eropa jauh lebih baik daripada yang diantisipasi, yang menunjukkan bahwa kehancuran permintaan dalam beberapa bulan terakhir karena COVID-19 mungkin tidak seburuk yang dipikirkan orang,” kata Analis Senior Price Futures, Phil Flynn, di Chicago.

Sementara itu, aktivitas bisnis AS meningkat ke level tertinggi enam bulan pada Juli. Namun, perusahaan-perusahaan AS melaporkan penurunan pesanan baru karena kasus baru COVID-19 meningkat. Pandemi yang bangkit kembali telah mempersuram prospek ekonomi AS.

Beberapa negara bagian telah memberlakukan kembali pembatasan, yang akan mengurangi konsumsi bahan bakar. Jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran mencapai 1,416 juta minggu lalu, secara tak terduga naik untuk pertama kalinya dalam hampir empat bulan.

Harga minyak bisa melihat koreksi jangka pendek jika pemulihan permintaan bahan bakar melambat lebih lanjut, terutama di Amerika Serikat, kata Barclays Commodities Research. Namun Barclays menurunkan perkiraan surplus pasar minyak untuk 2020 menjadi rata-rata 2,5 juta barel per hari (bph) dari 3,5 juta barel per hari sebelumnya.