Emas Gold

Kemilau Harga Emas Meredup Dilanda Aksi Taking Profit

Meningkatnya kekhawatiran tentang percepatan pandemi virus corona membuat ekuitas global berjatuhan pada Rabu (24/6/2020), sedikit membatasi penurunan emas.

Meskipun sedikit mundur, harga emas telah naik lebih dari 16 persen tahun ini, didukung oleh langkah-langkah stimulus dan penurunan suku bunga oleh bank-bank sentral.   

Logam yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding) dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

“Ekspektasi inflasi jangka panjang masih lemah dan memiliki ruang besar untuk naik,” kata Daniel Ghali, ahli strategi komoditas di TD Securities.  “Ketika Anda memiliki suku bunga rendah dan kenaikan inflasi, itu berarti suku bunga riil ditekan dan itulah faktor yang mendorong harga emas lebih tinggi.” Emas sebagai aset safe haven bisa melihat lonjakan permintaan lebih lanjut. 

Sumber: Marketwatch.Com, Cnbc.Com, Reuters.Com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *