Kegiatan Konstruksi Inggris Membaik

ForexSignal88.com l Jakarta, 04/04/2017 – Indeks kegiatan konstruksi atau pembangunan di Inggris mengalami kenaikan sebagai pertanda bahwa kondisi ekonomi Inggris perlahan-lahan mulai pulih.

Dilaporkan oleh IHS Markit Inggris, bahwa kegiatan atau aktivitas indeks manajer konstruksi Inggris di bulan lalu mengalami kenaikan 53,1 dibandingkan periode sebelumnya yang bernilai 52,2 dan menurut perkiraan pasar sebesar 52,1.

Pada dasarnya indeks PMI konstruksi adalah sebuah survey yang diadakan untuk disajikan kepada pelaku ekonomi mengenai data konstruksi sebuah negara. PMI adalah singkatan dari Purchasing Manager’s Index. Jadi PMI adalah data konstruksi dari sudut pandang manajer.

Data PMI konstruksi dibatasi dengan level 50, dimana pasar akan membaca saat angka PMI di atas 50 ini berarti akan memberikan efek yang positif kepada mata uang negara tersebut. Begitu juga sebaliknya, jika angka PMI dibawah angka 50 maka akan berakibat negatif terhadap mata uang negara tersebut.

Survei ini dikeluarkan oleh Chartered Institute of Purchasing & Supply and Markit Economics. PMI juga melakukan berbagai survei seperti manufakturing serta jasa yang sering dipakai para investor serta pemerhati ekonomi dunia untuk menjadi acuan apakah negara yang sedang mereka perhatikan itu ekonominya berjalan dengan pertumbuhan atau perlambatan.

Indeks PMI yang diperhatikan investor dan analis seperti untuk sektor manufaktur yang disebut indeks PMI Manufacturing, PMI konstruksi dan sektor jasa yang disebut indeks PMI Services. Hampir semua negara industri maju merilis indikator ini dari berbagai lembaga survey termasuk negara-negara mata uang utama. Di Inggris, kawasan Euro dan Jepang indikator ini dirilis oleh Markit Group, di AS oleh Institute for Supply Management (ISM) dan Markit Group dan di China oleh HSBC.

Indeks PMI Konstruksi dianggap investor di sektor ini sebagai salah satu leading indikator bagi keadaan perekonomian secara keseluruhan sehingga bisa diperoleh gambaran mengenai kebutuhan konstruksi, upah tenaga kerja, persediaan barang dan tingkat harga di sektor konstruksi.

Indeks PMI konstruksi yang turun menunjukkan tingkat permintaan konsumen yang melemah dan bisa disimpulkan perekonomian sedang melambat (slowing down). Sebaliknya jika angka indeks naik berarti para purchasing manager optimis akan prospek sektor konstruksi ke depan yang berarti perekonomian sedang tumbuh. Sebagai acuan adalah angka 50.0 sebagai batas ekspansif atau kontraksi ekonominya.

Indeks PMI dihitung berdasarkan hasil dari beberapa survey yang dihimpun menjadi sebuah bilangan tergantung dari salah satu jawaban yang mungkin dari setiap pertanyaan yang diajukan. Pertanyaan dan jawaban bisa berbeda untuk setiap lembaga survey, tetapi pertanyaan yang pokok untuk sektor konstruksi adalah: jumlah permintaan pembangunan (new orders construction), jumlah tenaga kerja (employment), dan waktu pengiriman dari pemasok bahan atau material (suppliers’ delivery time) serta ketersediaan barang-barang penunjang pembangunan yang dibeli (stocks of purchases).

Data ini sangat penting bagi investor untuk melihat geliat ekonomi negara khususnya dalam hal ini adalah Inggris. Semakin membaik aktivitas konstruksi tersebut dan diatas angka 50 maka ekonomi di Inggris tampaknya akan semakin membaik. Akibat data yang baik, dapat membuat pound sterling sedikit melawan dan menekan sejenak ke mata uang utama dunia lainnya.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Business InsiderForex Factory, FXStreet, Investing, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: The Telegraph UK

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *