Karakteristik Sesi Perdagangan New York

ForexSignal88.com l Jakarta, 11/01/2018 – Sesi perdagangan New York biasa juga disebut sebagai sesi perdagangan Amerika atau sesi AS. Walau sesi AS buka pasar jam 20.00 WIB, namun pergerakan signifikan pasar forex terjadi menjelang pasar AS dibuka. Secara historis, New York menjadi pusat transaksi keuangan (baik saham maupun mata uang), berkat lokasinya yang strategis.

Tak heran bila hal ini dianggap sebagai modal forex dunia dengan jutaan pelaku bisnis melakukan transaksi setiap menitnya. Sekitar hampir 85% dari semua transaksi forex melibatkan dolar AS dan terjadi di sesi awal AS.

Berikut adalah beberapa tip yang harus Anda ketahui tentang sesi perdagangan New York:

  1. Ada likuiditas yang tinggi di pagi hari, karena tumpang tindih dengan sesi Eropa.
  2. Sebagian besar laporan dan data ekonomi dirilis di awal sesi New York. Ingat, sekitar 85% dari semua perdagangan melibatkan dolar, jadi kapan pun data ekonomi AS yang utama dilepaskan, maka berpotensi menggerakkan pasar.
  3. Begitu pasar Eropa menutup jam perdagangan mereka, likuiditas dan volatilitas cenderung mereda pada sesi AS di sore hari.
  4. Pergerakan mata uang pada hari Jumat sore (jelang weekend) akan terlihat mereda atau likuiditasnya berkurang, karena pedagang Asia bernyanyi di bar karaoke sementara pedagang Eropa berangkat ke pub untuk menyaksikan pertandingan sepak bola.
  5. Juga pada hari Jumat, ada kemungkinan pembalikan arah tren pada paruh kedua sesi, karena pedagang AS menutup posisi mereka menjelang akhir pekan, untuk membatasi terpaan berita akhir pekan apapun.

Anda bisa memanfaatkan sentimen sesi perdagangan AS ini. Karena semua berkaitan dengan dolar AS maka sentimen ekonomi dan fundamental AS akan mempengaruhi pasar.

Begitu juga dengan strategi trading yang bisa Anda gunakan. Di sesi awal AS, pasar masih aktif sehingga strategi trading apapun bisa digunakan. Sedangkan menjelang sesi penutupan AS, Anda bisa memanfaatkan strategi scalping karena pergerakan pasar sudah mulai mereda dan terarah.

Sumber Gambar: fxters.com

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *