Inggris: Wahai Poundsterling, HOW LOW CAN U GO?!

Poundsteling kembali akan mendapat “cobaan” dari rilis data rata-rata upah Inggris pada hari Selasa (13/8/19) dan data inflasi pada hari Rabu (14/8/19). Mata uang Inggris ini berpeluang amblas lebih dalam jika dua data tersebut menunjukkan penurunan.

Tanpa dua data tersebut poundsterling juga terlihat masih akan tertekan akibat potensi terjadinya no-deal Brexit yang semakin menguat. Hasil survei Reuters terhadap para ekonom pada periode 2-7 Agustus lalu menunjukkan potensi terjadinya no-deal Brexit sebesar 35%, naik dibandingkan survei yang dilakukan bulan Juli lalu sebesar 30%.

Selain itu hasil survei Reuters terhadap ahli strategi forex menunjukkan poundsterling diprediksi akan amblas dan bergerak di kisaran US$ 1,17-US$ 1,20 sebelum 31 Oktober. Poundsterling berpeluang masih akan terus melemah selama tertahan di bawah level US$ 1,21 yang ditembus pada perdagangan Jumat.

{loadposition socialshare}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *