Inggris: Tensi Brexit Kembali Jadi ‘ACUAN’ Pergerakan Poundsterling

ForexSignal88.com l Jakarta, 07/01/2020 – Nilai tukar poundsterling menguat melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Senin (6/1/2020), setelah melemah dua hari beruntun di awal perdagangan tahun 2020.  Penguatan Mata Uang Negeri John Bull pada Senin kemarin menjadi indikasi pengaruh ketegangan antara AS dengan Iran ke pasar finansial mulai berkurang.  

Hubungan AS dengan Iran memanas setelah pada Jumat (3/1/2020) pesawat tanpa awak Paman Sam melancarkan serangan di Bandara Baghdad yang menewaskan Jenderal Quds Force, pasukan elite Iran, Qassim Soleimani bersama dengan wakil komandan milisi Irak yang didukung Iran atau yang dikenal dengan Popular Mobilization Forces (PMF).  

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengutuk keras tindakan AS. Dirinya menyatakan bahwa Iran tidak takut untuk membalas AS. “AS bertanggung jawab atas semua konsekuensi dari keputusan jahatnya,” tegasnya melalui akun Twitter sebagaimana dikutip Reuters, Jumat (3/1/2019).  

Sementara pada Sabtu (4/1/2020) waktu Washington, Presiden AS Donald Trump, melalui akun Twitter-nya memperingatkan Iran untuk tidak melakukan balasan atas tewasnya Jendral Soleimani. Jika peringatan tersebut tidak dihiraukan, Trump akan menyerang sebanyak 52 wilayah Iran sebagai balasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *