Goldman Sachs

Mikhail Sprogis, analis dari Goldman Sachs mengatakan bahwa pasar emas itu lebih dipengaruhi oleh opini pasar dan bukan resiko aktual pada perekonomian.

Seperti dilansir pada Kitco.Com, “Kami memperhatikan bahwa ketakutan pasar terhadap resesi cenderung meningkat dengan tingkat pekerjaan yang lebih rendah dan pertumbuhan yang lebih lambat. Mengingat bahwa tahun ini kami bergerak ke tingkat pekerjaan yang lebih rendah dan perdebatan tentang ekonomi ... Kami pikir ini menjamin alokasi yang lebih defensif. “ kata Sprogis.

Pandangan Goldman sendiri adalah bahwa risiko di AS tetap moderat dan tidak ada resesi yang diproyeksikan untuk tahun depan, kata Sprogis.

Emas sedang mencari untuk mencapai $ 1.600 pada akhir tahun sebelum stabil di sekitar level tersebut dan secara bertahap meningkat lebih lanjut, menurut perkiraan Goldman.

“Jangka panjang tergantung pada apa yang akan terjadi pada pertumbuhan global. Semakin jauh Anda melangkah, semakin tinggi probabilitas bahwa AS akan mencapai resesi. Kami memiliki $ 1.600 bertahan hingga 2021, ”kata Sprogis.

Proyeksi $ 1.600 didasarkan pada rebound pertumbuhan global. “Ini adalah skenario di mana segalanya tidak seburuk itu. Yang ingin kami soroti adalah bahwa di lingkungan di mana segala sesuatunya menjadi jauh lebih buruk, kami melihat jauh lebih banyak kenaikan emas, ”analis menjelaskan.

Nicky Shiels - Scotiabank Commodity Strategist

Nicky Shiels, Scotiabank Commodity Strategist mengatakan bahwa penurunan harga emas baru baru ini tidaklah mengherankan, namun cukup bertahan kuat biarpun secara tidak terduga pasar mengabaikan sejumlah peristiwa pentig seperti serangan Saudi Oil, impechment di Amerika Serikat dan resiko perang dagang.

Sejumlah pendorong masih mendukung tingkat emas yang lebih tinggi - rentang obligasi AS yang terkandung, data global yang tidak ditingkatkan, dan meningkatkan ketegangan geopolitik, kata Shiels. “Tidak ada kesepakatan perdagangan AS-China dengan negosiasi yang baru dimulai kembali minggu depan; fokus berpotensi bergeser ke AS / hubungan Eropa. "

Resiko bagi harga emas dalam jangka pendek adalah Federal Reserve yang lebih hawkish. Karena pertemuan Fed Oktober hanya beberapa minggu lagi, pasar masih memperkirakan 75,4% kemungkinan pemotongan 25 basis poin, menurut CME FedWatch Tool.

Arah jangka pendek Gold sekarang "sedikit kurang bullish," kata Shiels. "Turun dari $ 1.500-1.600, tetapi tergantung pada banyak risiko acara mendatang termasuk 1) NFP pada hari Jumat, 2) Pembicaraan perdagangan minggu depan, 3) Oktober FOMC yang semakin berperan (potensi untuk intervensi permanen lebih lanjut seperti fasilitas repo berdiri dan / atau ekspansi Neraca misalnya QE-lite), “katanya.

Banyak pengamat menilai kondisi perekonomian global menuju kepada resesi dengan adanya berbagai polemik yang melibatkan nega-negar adidaya seperti Amerika Serikat, Cina, Eropa, Inggris.

Nah bagaimana dengan anda sendiri?  Apakah anda akan ikut bullish untuk Emas ke depannya?

Sebagai trader kita harus terus memantau perkembangan ini yang bisa dilihat setiap hari pada Analisa Jitu Forex dan Gold serta pada berita-berita Forex dan berita emas yang setiap hari tampil di situs kami.

Jika anda ingin mengambil kesempatan trading Forex dan Gold yang lebih aman dan menghasilkan profit, bisa bergabung untuk signal premium kami.  Klik disini untuk bertanya dan komunikasi dengan Customer Service kami via WhatsApp.

 

Forexsignal88 Premium Signal

Jurnal Mingguan Lainnya

November 23, 2019

Sekilas Forex: Peringatan Baru Terhadap Resiko Global Economic Slowdown

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/11/2019 - Sebuah organisasi ekonomi internasional terkemuka telah memperingatkan bahwa risiko terhadap pandangan global telah meningkat. Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan - OECD - mengatakan dalam sebuah…
October 05, 2019

Sekilas Forex: Harga Emas Akan Terus Naik Menurut Pengamat Ekonomi. Apa Kata Mereka?

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 05/10/2019 - EMAS belakangan ini menjadi primadona investasi lantaran telah menunjukan trend naik yang cukup konsisten beberapa bulan kebelakang di 2019 ini. Ketidakpastian ekonomi yang terjadi pada Amerika Serikat seperti halnya…
September 20, 2019

Brexit: Semua Yang Perlu Anda Ketahui Tentang BREXIT dan Pengaruhnya Kepada Poundsterling

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com - BREXIT merupakan sebuah hal yang penting untuk kamu ketahui di dalam perkembangan dunia finansial internasional saat ini. Deadline atau batas akhir waktu untuk ini terjadi sudah hampir mendekati dan kelihatannya masih terus terjadi…
September 07, 2019

Sekilas Forex: Trade Talk AS dan China Akan Kembali Digelar. Ada Bocoran Bahwa Trade Talk Kali Ini Akan Menghasilkan Sesuatu Yang Substansial

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/08/2019 - Sudah memasuki bulan ke-18 perundingan antara Amerika Serikat dan China tidak menghasilkan apa-apa kecuali perang tarif yang semakin meningkat. Tarif bahkan dikabarkan akan di lipat gandakan demi menekan masing-masing…
August 24, 2019

Sekilas Forex: Pengaruh Federal Reserve Ternyata Lebih Besar Terhadap Perekonomian Dunia

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/08/2019 - Berdasarkan sebuah research yang bertajuk, "“Mind the Gap in Sovereign Debt Markets,” berpendapat bahwa kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Federal Reserve mempunyai pengaruh lebih dari hanya sekedar kepada…