ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017

Sejarah singkat penerapan target inflasi

Selandia Baru adalah negara pertama yang mempelopori penargetan inflasi di tahun 1990. Sedangkan Inggris menerapkan penargetan inflasi pada bulan Oktober 1992 setelah keluar dari Mekanisme Nilai Tukar Eropa.

Komite Kebijakan Moneter (MPC) Bank of England diberi tanggung jawab penuh pada tahun 1998 untuk menetapkan tingkat suku bunga agar memenuhi target inflasi, Indeks Harga Retail Pemerintah (RPI) sebesar 2,5%. Targetnya berubah menjadi 2% pada bulan Desember 2003 ketika Indeks Harga Konsumen (IHK) menggantikan Indeks Harga Eceran sebagai indeks inflasi Keuangan Inggris. Jika inflasi melampaui batas atau menurunkan target lebih dari 1%, Gubernur Bank of England diminta untuk menulis sepucuk surat kepada Kanselir Exchequer yang menjelaskan mengapa, dan bagaimana dia akan memperbaiki situasinya. Penargetan inflasi kemudian menyebar ke negara maju lainnya di tahun 1990an dan mulai menyebar ke negara berkembang yang dimulai pada tahun 2000an.

Meskipun ECB tidak menganggap dirinya sebagai bank sentral yang menerapkan target inflasi, setelah dimulainya euro pada bulan Januari 1999, tujuan Bank Sentral Eropa (ECB) adalah untuk menjaga stabilitas harga di dalam zona euro. Dewan Regulator ECB pada bulan Oktober 1998 mendefinisikan stabilitas harga sebagai inflasi di bawah 2%. Tercermin dalam kalimatnya "Peningkatan Data Harmonized Index of Consumer Prices (HICP) year on year untuk zona euro di bawah 2%" dan menambahkan bahwa stabilitas harga "harus dipertahankan dalam jangka menengah". Dewan Regulator mengkonfirmasi definisi ini pada bulan Mei 2003 setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap strategi kebijakan moneter ECB. Pada kesempatan itu, Dewan Regulator mengklarifikasi bahwa "dalam mengejar stabilitas harga, ini bertujuan untuk mempertahankan tingkat inflasi di bawah, tapi mendekati, 2% dalam jangka menengah".

Sejak saat itu, target numerik 2% telah menjadi umum bagi negara maju utama, termasuk Amerika Serikat (sejak Januari 2012) dan Jepang (sejak Januari 2013).

Angka 2% sepertinya adalah angka rasional bagi negara – negara maju sehingga nilai ini diadopsi banyak negara, walaupun angka ini masih dapat diperdebatkan.

Sumber Gambar: pimco.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Nov 08, 2019 370

Trading Tools: Layanan Trading Alerts dari BDSwiss

Apa Peringatan Trading itu? Forexsignal88.Com - Peringatan trading dapat memberikan suatu…
Oct 28, 2019 270

BDSwiss Raih Penghargaan Eksekusi Trade Terbaik dari Global Forex Awards 2019

Forexsignal88.Com - BDSwiss mendapat kehormatan sebagai penerima penghargaan "Eksekusi…
Oct 25, 2019 170

Belajar Forex: Bagaimana Cara Kerja Trading CFD Kripto?

Forexsignal88.Com - Sejak booming secara spektakuler pada 2017, mata uang kripto telah…
Oct 21, 2019 412

Broker Forex Review: Semua Hal Yang Kamu Harus Ketahui Tentang BDSwiss

Tentang BDSwiss Forexsignal88.Com - Sejak didirikan pada tahun 2012, BDSwiss telah…
Oct 19, 2019 260

Broker Forex Review: Trading Dengan Broker Forex/CFD Peraih Penghargaan BDSwiss

Forexsignal88.Com - Dewasa ini, pasar finansial mengalami "ledakan" jalur investasi…
Oct 23, 2019 391

Broker Forex Review: 7 Keunggulan BDSwiss Sebagai Broker Terpercaya

Forexsignal88.Com - BDSwiss Markets Ltd adalah penyedia layanan keuangan online…
Oct 19, 2019 272

Pengaruh Peningkatan Spread Pada Trade Anda

Forexsignal88.Com - Trading saat peristiwa pasar penting seperti NFP? Peningkatan trade…
Aug 22, 2019 336

Millenials Mau Cepat KAYA? Coba Renungkan Tips Miliader Alibaba yang Satu Ini!

Forexsignal88.Com - Manusia terkaya di China, Jack Ma, memiliki rahasia sukses untuk para…
Aug 19, 2019 642

Anda Mau Kaya! Coba Tiru Pola Berpikir dan Berbinis Orang Terkaya No 1 di China

Forexsignal88.Com - Pimpinan tertinggi Alibaba Jack Ma sangat terkenal dengan…
Aug 09, 2019 436

Belajar Forex: Beberapa Poin Penting Terkait Trading Forex Online yang Perlu Anda Ketahui

Forexsignal88.Com - 1. Objek Perdagangan. Dalam hal ini, objek perdagangannya masih sama,…