ForexSignal88.com l Jakarta, 05/09/2017 – Melakukan trading forex dengan analisa teknikal tentu tidak lepas dari mengidentifikasi level - level support dan resistance. Ada beberapa cara untuk mendapatkan level – level tersebut. Yaitu dengan pengamatan grafik atau juga bisa dengan menggunakan kalkulasi atau rumusan matematis seperti penggunaan Pivot Points. Anda bisa mendapatkan level – level support dan resistance itu dengan memanfaatkan level high, low dan close periode sebelumnya. Lihat penjelasan Pivot Points di artikel kami sebelumnya.

Gagasan umum di balik trading dengan Pivot Points adalah mencari pembalikan (reversal) atau penembusan (break) level R1 atau S1 tergantung di mana harga open.

Sebenarnya prinsipnya hanya sederhana yaitu jika pasar open (dibuka) di atas level pivot utama (PP), itu dianggap bullish dan Anda harus memantau level R1 untuk level entry buy yang potensial. Idealnya, Anda akan mengharapkan pasar untuk berhenti sementara di R1 sebelum berlanjut menuju ke R2. Di level R2 ini biasanya saat pasar sudah overbought dan mungkin merupakan level exit yang optimal. Namun, seandainya pasar memiliki momentum pergerakan yang cukup, maka bisa menembus R2 dan bergerak menuju ke R3.

Jika pasar open (dibuka) di atas R1maka R2 akan menjadi potensi level entry dan R3 akan menjadi potensi level exit.

Jika pasar open di bawah level pivot utama (PP), itu dianggap bearish dan Anda harus memantau level S1 untuk level entry sell yang potensial. Idealnya, Anda akan mengharapkan pasar untuk berhenti sementara di S1 ​​sebelum berlanjut ke S2. Di level S2 ini biasanya saat pasar sudah oversold dan mungkin S2 merupakan level exit yang optimal. Namun, jika pasar memiliki momentum pergerakan yang cukup, maka bisa menembus S2 dan bergerak menuju ke S3.

Jika pasar open (dibuka) di bawah S1 maka S2 akan menjadi potensi level entry dan S3 akan menjadi potensi level exit.

Level – level pivot utama (PP), Resistance (R1, R2, R3) dan Support (S1, S2, S3) itu didapat melalui kalkulasi matematis dan bukan pengamatan grafik.

Sumber Gambar: youtube.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Nov 14, 2017 60

Peran Mortgage Backed Securities dalam Krisis Keuangan

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2017 – Mortgage-backed security atau MBS dianggap…
Nov 14, 2017 106

Cara Menentukan Waktu Yang Tepat Untuk Cut Loss

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2017 – Trader forex yang baik selalu tahu kapan harus…
Nov 14, 2017 63

Cara Menentukan Pola Harga

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2017 – Pola harga dapat diidentifikasi pada urutan…
Nov 13, 2017 73

Serial Indikator Tren: Pengenalan

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Dalam analisis teknis, tujuan utama indikator…
Nov 13, 2017 63

Serial Indikator Tren: Moving Averages (Simple)

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Moving Averages atau MA merupakan indikator…
Nov 13, 2017 53

Serial Indikator Tren: ADX

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Average Directional Index atau lebih dikenal…
Nov 13, 2017 45

Serial Indikator Oscilator: Pengenalan

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Indikator Oscilator merupakan indikator utama…
Nov 13, 2017 53

Serial Indikator: Hidden Divergensi

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Divergensi tersembunyi atau sering disebut…
Nov 13, 2017 57

Serial Indikator: Divergensi

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Divergensi bukanlah sebuah indikator karena…
Nov 09, 2017 59

Serial Indikator : Failure Swings

ForexSignal88.com l Jakarta, 09/11/2017 – Failure Swings adalah istilah yang pada awalnya…