Forexsignal88.Com - Emas kembali jatuh pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor melepas kepemilikan emas untuk mengumpulkan uang tunai setelah langkah-langkah stimulus tambahan oleh Amerika Serikat gagal menenangkan pasar yang terpukul oleh meningkatnya kekhawatiran atas penurunan ekonomi akibat COVID-19. 
 
Kontrak emas paling aktif di Bursa Comex untuk pengiriman April jatuh 47,9 dolar AS atau 3,1 persen, menjadi ditutup pada 1.477,9 dolar AS per ounce. Emas berjangka sempat melonjak 39,3 dolar AS atau 2,64 persen menjadi menetap di 1.525,8 dolar AS pada sesi sebelumnya. 
 
Di pasar spot, emas merosot 2,7 persen menjadi diperdagangkan di 1.486,82 dolar AS per ounce pada pukul 14.28 waktu setempat (18.28 GMT). "Emas terus menderita dari kepanikan penghindaran risiko (risk off) di pasar, diperdagangkan kembali di bawah level psikologis 1.500 dolar AS ketika S&P berjangka menyerahkan keuntungan yang didorong oleh stimulus," kata Tai Wong, kepala perdagangan derivatif logam dasar dan logam mulia di BMO, seperti dikutip oleh Reuters. 
 
"Likuiditas di sini, seperti di sebagian besar pasar, sangat terganggu dan kami perkirakan akan melihat volatilitas yang berkelanjutan, perubahan yang didorong oleh sentimen." Meskipun sebagian besar analis percaya bahwa tekanan pada emas adalah karena aksi ambil untung dan penghimpunan uang tunai oleh lembaga-lembaga perdagangan ekuitas, beberapa analis memperingatkan bahwa penurunan harga emas bisa menjadi sinyal deflasi, yang mengindikasikan awal dari kemungkinan resesi. 
 
Pembuat kebijakan AS telah mengindikasikan kemungkinan negara itu memasuki resesi karena COVID-19. Indeks utama Wall Street merosot dan harga minyak terus berlanjut meluncur karena selera investor terhadap aset berisiko tetap lemah di tengah tanda-tanda kerusakan akibat virus corona yang meningkat pada ekonomi global. Lebih lanjut membebani emas, indeks dolar melonjak mendekati tertinggi dalam tiga tahun. 

Berita Komoditas Lainnya

May 27, 2020

Kemilau Harga Emas Meredup di Tengah Harapan Akan Kembali Menggeliatnya Kegiatan Perekonomian

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga emas jatuh lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) ketika semakin banyak negara-negara utama melonggarkan penguncian Virus Corona, yang memicu harapan untuk pemulihan ekonomi dan memperkuat selera…
May 27, 2020

Komitmen Potong Pasokan dan Kenaikan Permintaan Mendukung Harga Minyak di Zona Rally

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga minyak naik pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) didukung oleh tanda-tanda bahwa produsen menindaklanjuti komitmen untuk memotong pasokan dan permintaan bahan bakar meningkat dengan berkurangnya pembatasan Virus Corona.…
May 26, 2020

Harga Emas Turun Ditekan Paket Stimulus Jepang Namun Tertahan Demo Hongkong

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 26/05/2020 – Harga emas turun pada Senin (25/5) karena pasar saham Jepang menguat di tengah berita tentang program stimulus Jepang yang mendorong minat investor masuk ke portofolio berisiko. Namun, ketegangan baru di Hong Kong…
May 20, 2020

Harga Emas Kembali Rebound Dipicu Kekhawatiran Resesi Walau Lockdown Mulai Dibuka

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Emas naik pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), rebound dari kerugian hari sebelumnya di tengah ketidakpastian tentang bagaimana ekonomi akan bangkit dari perlambatan yang dalam, meski optimisme tentang vaksin potensial untuk…
May 20, 2020

Harga Minyak Mentah US Masih Menguat Didukung Kebijakan Stimulus

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Minyak mentah AS sedikit menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan ia mendukung perluasan langkah-langkah tertentu untuk meningkatkan ekonomi, sementara Brent lebih rendah…