Terlebih jika level resistance US$ 55,50 per barel berhasil di tembus sebagaimana tercermin dari moving average (MA)200. Sedangkan untuk indikator stochastice terlihat sedikit overbought dengan kecenderungan naik. Adapun untuk indikator MACD masih di level atas 0 yang mengindikasikan beli. 
Sedangkan sentimen positif ditunjukkan RSI yang berada di level 50. Alhasil, Chief merekomendasikan investor untuk buy dengan target harga akhir tahun di kisaran US$ 55 per barel hingga US$ 57 per barel. 
Ke depannya, sentimen yang bakal mempengaruhi pergerakan harga minyak global khususnya di pekan depan yakni menanti laporan suplai minyak Amerika.
 
Sumber: Cnbc.Com ,Reuters.Com, Marketwatch.Com

Berita Komoditas Lainnya

December 12, 2019

Kemilau Harga Emas 'KEMBALI BERSINAR' Pasca Keputusan Steady FED Rate

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Emas naik pada hari Rabu (11/12/2019) setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga stabil setelah pertemuan dua hari minggu ini dan mengindikasikan bahwa tidak ada tindakan yang mungkin terjadi tahun depan di tengah inflasi yang…
December 11, 2019

Nah Loh! Walau Ditutup Rebound, Terdapat Potensi Bearish ke $1410 Pada Harga Spot Emas

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga emas berjangka mendapat dorongan dari ketidakpastian seputar pembicaraan perdagangan AS-China menjelang tenggat waktu tarif 15 Desember dan dolar yang lebih lemah. Spot gold naik 0,13% menjadi US$1.463,75 per ons. Emas berjangka AS…
December 11, 2019

Kesepakatan OPEC Masih Pengaruhi Pergerakan Harga Minyak

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Kesepakatan OPEC dengan produsen terkait minggu lalu untuk memperdalam penurunan produksi pada tahun 2020 terus memberikan dasar untuk harga minyak berjangka pada perdagangan Selasa (10/12/2019). Kontrak harga minyak akhirnya masih bisa…
December 10, 2019

Trader Emas ‘FOKUS’ Pada 15 Desember Pekan Depan, Ada Apa?

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Investor emas berjangka merespon ketidakpastian atas perundingan perdagangan AS-Tiongkok menjadi pusat perhatian menjelang tenggat waktu 15 Desember untuk batas tarif baru AS. Harga emas berjangka tercatat lebih tinggi pada akhir…
December 09, 2019

Saudi Gitu Loh! Abaikan Produksi Minyak Mentah AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 09/12/2019 – Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman mengecilkan persaingan antara produsen serpih AS dan produsen minyak yang lebih mapan di Timur Tengah. Berbicara setelah keputusan OPEC di Wina, Austria, pada…