ForexSignal88.com l Jakarta, 10/01/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga siang hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak serasi dimana kedua jenis minyak ini mengalami sisi beli lanjutannya setelah investor merasa yakin bahwa usaha OPEC dan 11 negara produsen minyak non-OPEC yang membatasi pasokan minyak dunia lambat laun membuahkan hasil yang positif meski dibayang-bayangi naiknya produksi minyak serpih AS.

EIA semalam melaporkan bahwa produksi minyak OPEC rata-rata turun 200 ribu bph menjadi 32,5 juta bph di tahun lalu. Tahun depan diperkirakan akan naik lagi 200 ribu bph sebagai akibat naiknya produksi minyak Libya.

Pekan ini, OPEC juga dilaporkan bahwa tingkat kepatuhan pembatasan pasokan minyak 1,8 juta bph naik dari 125% di November menjadi 128% di Desember lalu. Namun produksi minyak OPEC mengalami kenaikan sebesar 50 ribu bph sehingga total menjadi 32,40 juta bph, sedikit di bawah target komitmen 32,50 juta bph.

Energy Information Administration juga menyatakan dalam laporan bulanannya bahwa telah menaikkan perkiraan harga minyak WTI untuk tahun ini menjadi $55,33 per barel dan minyak Brent menjadi $59,74. EIA juga menyatakan bahwa produksi minyak AS di kuartal ini akan naik menjadi $10,04 juta bph, hampir menyamai rekor produksi minyak serpih sepanjang sejarah AS yang pernah tercipta di November 1970.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Januari di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara menguat $0,49 atau 0,78% di level $63,45 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Januari di pasar ICE Futures London sementara sedang menguat $0,34 atau 0,49% di harga $69,16 per barel.

Penguatan harga minyak juga didukung oleh laporan akhir pekan dari Baker Hughes bahwa 5 kilang minyak AS sudah di non-aktifkan sehingga secara total kilang yang aktif menjadi 742 kilang atau turun dari pekan sebelumnya. Sebelumnya harga minyak masih bertahan di level tertinggi sejak 2 setengah tahun karena investor gusar melihat kondisi politik Iran yang kurang kondusif sejak akhir tahun lalu sehingga dikuatirkan tuntutan pendemo tersebut bisa mengganggu layanan terhadap produksi dan ekspor minyak Iran.

Tingginya harga minyak juga didukung oleh tingginya aktivitas industri di seluruh dunia, sehingga permintaan minyak sedang membaik dimana EIA memperkirakan bahwa permintaan minyak AS akan mengalami kenaikan dari 410 ribu bph menjadi 470 ribu bph. Penguatan harga minyak pekan lalu didukung oleh penundaan pengiriman minyak AS oleh tanker-tanker yang akan berlayar ke seluruh dunia, karena kondisi cuaca yang buruk sedang terjadi di sebagian besar kawasan AS sedang dilanda musim dingin yang ekstrem. Tentunya kondisi ini dapat menganggu pasokan minyak dunia.

API tadi pagi juga melaporkan bahwa persediaan minyak AS mengalami penurunan di pekan lalu sebesar 11,2 juta barel. Sedangkan persediaan bensin naik 4,3 juta barel, untuk minyak pemanas dan solar naik persediaannya menjadi 4,7 juta barel. Investor minyak menantikan data mingguan persediaan minyak AS versi EIA.

Sumber berita: Bloomberg, ForexSignal88.com, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: Pakistan Today

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

December 14, 2018

Harga Emas Stabil Seiring Beralihnya Fokus Pasar ke Fed Meeting

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Harga emas relatif stabil pada Jumat siang meskipun dibayangi tekanan jual. Stabilitas ini didukung oleh ketidakpastian di sekitar prospek kebijakan Federal Reserve untuk tahun depan. Harga logam mulia ini berada di…
December 14, 2018

Emas Turun karena Palladium Mundur Titik Rekor Tertinggi

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Harga emas berakhir lebih rendah pada hari Kamis, dengan kekuatan dolar AS secara keseluruhan memaksa harga logam itu bergerak mundur lebih jauh. Harga palladium yang menjauh dari rekor harga penutupan (settlement)…
December 13, 2018

Harga Emas Merosot Tipis karena Kabar Brexit dan AS-China

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Harga emas merosot tipis sejak Kamis pagi karena dolar AS mulai stabil setelah menurun dari level tertinggi satu bulan di sesi sebelumnya sedangkan palladium naik ke rekor tertinggi sepanjang masa $1.264,25 pada awal…
December 13, 2018

Naik Tipis, Harga Emas Gagal Terjang 1250

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Harga emas naik tipis pada hari Rabu karena merosotnya dolar AS dan ekspektasi pasar untuk jumlah kenaikan suku bunga AS tahun depan yang semakin meredup, meningkatkan daya tarik aset non-bunga seperti emas batangan.…
December 12, 2018

Harga Emas Berusaha Naik Menjelang CPI AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2018 – Harga emas naik tipis pada awal sesi Rabu setelah ada indikasi bahwa Federal Reserve mungkin akan menurunkan kecepatan kenaikan biaya pinjaman dalam dua tahun ke depan. Data MetaTrader yang digunakan tim analisis…