ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Harga emas masih diliputi nuansa positif pada Rabu pagi, menyusul rebound yang terjadi kemarin setelah harga komoditas ini jatuh sejenak ke bawah level psikologis $1.200,00.

Namun perdagangan emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange tercatat berakhir lebih rendah untuk sesi keempat berturut-turut pada hari Selasa karena indeks dolar AS tergelincir namun tetap di dekat level tertingginya dalam lebih dari satu tahun.

Menurut data COMEX, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun $2,1 atau 0,17 persen di $1.201,40 dolar AS per troy ounce.

Indeks dolar AS, yang mengukur kinerja mata uang AS terhadap enam saingannya, turun 0,2 persen menjadi 97,351, di bawah 97,570 yang dicetak pada hari Senin yang merupakan level tertinggi indeks tersebut sejak Juni 2017.

Indeks dolar AS telah naik sekitar 5,7 persen sepanjang tahun ini, sebagian didorong oleh ekspektasi untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve.

The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga bulan depan dan tiga kali pada tahun 2019. Suku bunga yang lebih tinggi dapat meningkatkan dolar AS dan mengurangi permintaan pasar untuk komoditas berdenominasi dolar AS seperti emas.

Harga emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS menguat maka emas berjangka akan turun karena emas menjadi lebih mahal bagi para investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Ada beberapa data yang bakal diperhatikan para investor dan trader hari ini, di antaranya adalah data investasi dan industri China, PDB Jerman dan zona euro, indeks inflasi konsumen (CPI) dan produsen (PPI) Inggris dan yang terpenting adalah CPI AS.

Apabila CPI AS tetap stabil atau justru meningkat, prospek kenaikan suku bunga acuan The Fed bakal meningkat pula dan tenunya berpotensi menjadi pendorong bullish bagi dolar AS.

Potensi kenaikan suku bunga itulah yang membuat harga logam kuning hanya naik tipis pada sesi perdagangan Selasa padahal dolar AS sedang mengalami pukulan balik dari rival utamanya.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: NPR

Share This

Berita Komoditas Lainnya

December 17, 2018

Harga Emas Tak Bergairah Hingga Senin Siang

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Harga emas masih enggan bergerak hingga Senin siang setelah pada sesi penutupan pekan lalu merosot ke $1.232,70. Tekanan jual menghampiri perdagangan komoditas tersebut menjelang pertemuan Federal Reserve di pekan…
December 17, 2018

Harga Emas Meredup, Terbayangi oleh Kemilau Dolar AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Harga emas jatuh ke level terendah dalam lebih dari seminggu pada hari Jumat (14/12) dan membukukan penurunan mingguan terbesar dalam lebih dari sebulan karena dolar AS naik pada data ekonomi AS yang kuat menjelang…
December 14, 2018

Harga Emas Stabil Seiring Beralihnya Fokus Pasar ke Fed Meeting

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Harga emas relatif stabil pada Jumat siang meskipun dibayangi tekanan jual. Stabilitas ini didukung oleh ketidakpastian di sekitar prospek kebijakan Federal Reserve untuk tahun depan. Harga logam mulia ini berada di…
December 14, 2018

Emas Turun karena Palladium Mundur Titik Rekor Tertinggi

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Harga emas berakhir lebih rendah pada hari Kamis, dengan kekuatan dolar AS secara keseluruhan memaksa harga logam itu bergerak mundur lebih jauh. Harga palladium yang menjauh dari rekor harga penutupan (settlement)…
December 13, 2018

Harga Emas Merosot Tipis karena Kabar Brexit dan AS-China

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Harga emas merosot tipis sejak Kamis pagi karena dolar AS mulai stabil setelah menurun dari level tertinggi satu bulan di sesi sebelumnya sedangkan palladium naik ke rekor tertinggi sepanjang masa $1.264,25 pada awal…