ForexSignal88.com l Jakarta, 21/02/2020 – Status safe haven Yen dipertanyakan, sehubungan dengan laporan pertumbuhan ekonomi Jepang yang lebih buruk dari ekspektasi pada akhir tahun lalu. Kondisi ekonomi Jepang juga diperkirakan akan semakin memburuk seiring dengan meluasnya dampak wabah virus Corona COVID-19.

Padahal, bank sentral Jepang sudah menggelontorkan terlalu banyak stimulus moneter dan hanya memiliki sedikit pilihan kebijakan untuk menggairahkan perekonomian kembali.

"Anda melihat potensi kekhawatiran tentang situasi virus ini (mendorong naik) emas... dan Anda tidak melihat pergerakan yang sama pada Yen," kata Shafali Sachdev dari BNP Paribas Wealth Management, "Kedekatan (geografis) dengan China dan ketergantungan pada China dalam situasi saat ini tidak menjadikan Yen sebagai aset pilihan risk-off."

Menurut Sachdev, eksposur Jepang terhadap wabah virus dan data ekonomi yang lemah belakangan ini telah memperburuk kekhawatiran pasar. Sebagaimana diketahui, Jepang sekarang memiliki kasus infeksi COVID-19 terbanyak di dunia setelah China lantaran terdamparnya kapal pesiar mewah Diamond Princess yang membawa ratusan korban di pelabuhan Yokohama.

"Apabila tak ada yang menggunakan Yen sebagai pendana lagi, maka kemungkinan tak ada alasan bagi Yen untuk diperdagangkan sebagai safe haven. Pergerakan harga dalam setahun terakhir atau lebih telah memunculkan pertanyaan itu," kata Brent Donnelly, seorang trader forex spot di HSBC, sembaru menunjukkan absensi respons Yen terhadap ketegangan di semenanjung Korea dan konflik AS-Iran beberapa waktu lalu.

Share This

Berita Forex Lainnya

April 08, 2020

Indeks US Dollar Terkoreksi Terkait Meningkatnya Selera Terhadap Asset Beresiko

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Dolar AS jatuh terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), sedangkan mata uang berisiko termasuk dolar Australia menguat, karena selera risiko meningkat dengan harapan bahwa penguncian…
April 08, 2020

Tidak Tanggung-tanggung! Paket Stimulus yang Digelontorkan Pemerintah Jepang Senilai Hampir 1 Triliun Dollar AS Gegara Pandemi Corona

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 08/04/2020 – PM Jepang Shinzo Abe luncurkan paket stimulus fiskal dengan skala setara 20 persen dari total GDP Jepang, guna memerangi dampak negatif virus Corona (COVID-19). Paket sebesar 108 triliun Yen (hampir 1 triliun USD)…
April 08, 2020

Suku Bunga Bank Sentral Australia Dirilis Tetap Pada Level Terendah Sepanjang Sejarah

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 08/04/2020 – Bank sentral Australia pertahankan suku bunga pada rekor terendahnya. Hal itu dikarenakan Bank sentral memperkirakan akan terjadi kontraksi ekonomi yang besar pada kuartal selanjutnya. Pada 19 Maret lalu Reserve Bank…
April 08, 2020

Ikuti Trend Global, Bank Sentral New Zealand Lakukan Buy Back Obligasi Pemerintah

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 08/04/2020 – Bank Sentral Selandia Baru (RBNZ) akan membeli surat utang pemerintah senilai NS$ 3 miliar atau setara US$ 1,79 miliar sebagai upaya meredam tekanan likuiditas di pasar pendanaan ketika terjadi pergolakan ekonomi…
April 07, 2020

Indeks US Dollar Masih Ditutup Positif Dalam Pergerakan 5 Hari Berturut-turut Sejak Pekan Kemarin

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena ketidakpastian akibat COVID-19 mendorong selera para investor untuk memburu mata uang tersebut. Indeks dolar, yang…