Forexsignal88.Com - Kemerosotan pound sterling baru-baru ini belum berakhir karena peluang Inggris dan Uni Eropa berpisah tanpa kesepakatan telah melonjak lagi setelah arsitek Brexit, Boris Johnson mengambil alih sebagai Perdana Menteri Inggris pada bulan lalu, sebuah jajak pendapat Reuters menemukan. Johnson, yang merupakan wajah kampanye Brexit menjelang referendum 2016 dan mulai menjabat pada 24 Juli, telah berulang kali mengatakan ia akan membawa Inggris keluar dari Uni Eropa pada 31 Oktober 2019 dengan atau tanpa kesepakatan. 

Sterling jatuh ke level terendah terhadap dolar yang tidak terlihat sejak awal 2017 pada awal Agustus. Sebelum tanggal perceraian itu tiba, pound akan jatuh lebih jauh dan diperdagangkan antara 1,17 dolar AS dan 1,20 dolar AS, jajak pendapat Reuters dari para ahli strategi valuta asing memperkirakan, di bawah 1,21 dolar AS pada Rabu (7/8/2019). 
"Kekhawatiran akan Brexit tanpa kesepakatan kemungkinan akan memburuk, meskipun kami mengantisipasi hal itu akan dihindari. Pandangan resmi kami adalah akan ada penundaan, tetapi menendang kaleng di jalan tidak meredakan ketidakpastian," kata Jane Foley, kepala strategi valas di Rabobank dan peramal paling akurat untuk mata uang utama dalam jajak pendapat Reuters tahun lalu. 
Inggris awalnya akan meninggalkan Uni Eropa pada akhir Maret tetapi tanggal keberangkatan diperpanjang. Perkiraan median untuk Brexit yang tidak teratur - di mana tidak ada kesepakatan yang disepakati - melonjak dalam jajak pendapat Reuters pada 2-7 Agustus menjadi 35 persen, naik dari 30 persen yang diberikan pada Juli dan tertinggi sejak Reuters mulai mengajukan pertanyaan ini dua tahun lalu. 

Berita Forex Lainnya

April 07, 2020

Indeks US Dollar Masih Ditutup Positif Dalam Pergerakan 5 Hari Berturut-turut Sejak Pekan Kemarin

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena ketidakpastian akibat COVID-19 mendorong selera para investor untuk memburu mata uang tersebut. Indeks dolar, yang…
April 07, 2020

PM Inggris Resmi Dirawat Karena Terpapar Virus Corona, Apa Akibatnya Terhadap Pergerakan Pound?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/04/2020 – Inggris merupakan negara dengan jumlah kasus COVID-19 terbanyak ke delapan saat ini. Berdasarkan data Johns Hopkins CSSE, hingga hari ini ada 48.451 kasus positif COVID-19, dengan 4.943 orang meninggal dunia, dan 229…
April 07, 2020

Penyebaran Corona di Eropa Melambat, Mudah-mudahan Seterusnya! Apa Dampaknya Bagi Ekonomi?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/04/2020 – Melambatnya pandemi COVID-19 terlihat dari penurunan jumlah kasus baru di Jerman dalam tiga hari beruntun hingga Minggu kemarin. Kemudian Spanyol, jumlah korban meninggal pada Minggu kemarin sebanyak 674 orang,…
April 07, 2020

Kondisi Darurat Juga Melanda Jepang Dalam Menghadapi Pandemi Corona

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/04/2020 – PM Shinzo Abe mengumumkan kondisi darurat karena ibukota Tokyo sudah mencatat lebih dari 1000 kasus positif COVID-19. Pertumbuhan jumlah kasus di Jepang tergolong lambat (jika tidak memperhitungkan kapal pesiar…
April 06, 2020

Rilis Data PMI yang Buruk Menekan Eksistensi Pound Inggris ke Selatan

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Pemerintah Inggris telah mengumumkan stimulus tambahan untuk menopang perusahaan-perusahaan yang terdampak pandemi COVID-19, tetapi skor PMI Inggris ambruk ke rekor terendah sejak awal pencatatan data pada tahun 1998. CIPS dan IHS Markit…